Angkasa Pura 2

Malindo Air Jajaki Rute Batam-Malaysia

KokpitRabu, 26 Juni 2013
pesawat malindo airlines

BATAM (beritatrans.com) – Seakan menggebrak rute penerbangan layaknya kakak kandungnya, Lion Air, kini giliran maskapai penerbangan Malindo Air berencana membuka rute penerbangan menghubungkan Bandara Internasional Hang Nadim Batam dengan Subang, Malaysia, mulai September 2013.

Direktur Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Humas Badan Pengusahaan (PTSP BP) Batam, Dwi Djoko Wiwoho di Batam, Selasa (25/6/2013) menyatakan, maskapai penerbangan Malindo sudah menyampaikan keinginan untuk membuka rute baru ke Batam. Kemungkinan mulai September mendatang.

“Dijadwalkan Malindo Air akan mengoperasikan pesawat jenis Boeing 737-900ER dengan kapasitas sekitar 195 hingga 215 penumpang. Untuk tahap awal, Malindo Air kemungkinan hanya terbang satu sampai dua kali seminggu ke Subang, Kuala Lumpur. Secara bertahap nanti trafiknya akan ditambah,” kata dia.

Saat ini penerbangan dari Batam ke Subang, Malaysia, hanya dilayani oleh firefly empat kali seminggu dengan pesawat ATR kapasitas 80 penumpang.

Djoko mengatakan, selain melayani rute internasional, sejumlah maskapai seperti Pelita Air, Mandala, Batik Air juga berencana membuka penerbangan dari Batam ke sejumlah wilayah di Indonesia.

“Ada beberapa yang sudah menyampaikan keinginannya untuk terbang dari Batam. Kami masih menunggu konfirmasi lebih lajut dari pihak maskapai-maskapai tersebut,” kata Djoko.

Otoritas Bandara Internasional Hang Nadim Batam menyatakan sejumlah maskapai penerbangan berencana membuka rute baru ke beberapa daerah.

Kabid Operasional Darat Bandara Internasional Hang Nadim Saeful Bahri mengatakan, Garuda Indonesia pada pertengahan April akan membuka rute Batam-Medan, dan Mei melayani Batam-Pekanbaru masing-masing satu kali sehari dengan pesawat Bombardier.

Sementara Express Air pada April mendatang akan membuka rute penerbangan Batam-Yogyakarta melalui Pontianak dengan pesawat Boeing 737 seri 300/500.

“Selain dua maskapai tersebut, masih ada Citilink dan Sky Aviation yang sebelumnya juga sudah menambah beberapa rute penerbangan dari Batam,” kata dia.

Maskapai Lion Air akan menjadikan Bandara Hang Nadim pusat penghubung wilayah barat dengan kawasan Indonesia tengah dan timur sehingga pesawat tidak usah transit ke Banten lagi, kata Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Mustofa Widjaja.

“Baru-baru ini saya bertemu dengan Rusdi Kirana (Presiden Direktur Lion Air) yang menyatakan akan menjadikan Batam penghubung wilayah barat terutama Sumatera dengan wilayah lain seperti Kalimantan dan Sulawesi,” kata dia di Batam, Selasa (25/6/2013).

Ia mengatakan, keinginan maskapai tersebut karena melihat kondisi di Bandara Soekarno-Hatta, Banten, yang saat ini sudah sangat padat.

“Nanti Lion menaruh pesawat-pesawatnya di sini. Jadi, penerbangan ke timur tidak usah melalui Jakarta. Hal tersebut akan memangkas waktu perjalanan dan akan menguntungkan penumpang,” kata Mustofa.

Hang Nadim, kata dia, sangat siap untuk menampung pesawat-pesawat Lion Air dan maskapai lain yang akan menjadikan Batam pusat penghubung dengan daerah lain.

“Selain Lion, Garuda juga berkeinginan menjadikan Batam sebagai penghubung secara bertahap. BP Batam secara bertahap juga akan melakukan penambahan fasilitas di Hang Nadim,” kata Mustofa. (machda)

loading...