Angkasa Pura 2

Tarif Bus Bandara Soetta DAMRI Naik Rp5.000

KoridorKamis, 27 Juni 2013
bogor-edit

JAKARTA (beritatrans.com) – Manajemen Perum DAMRI menaikkan tarif bus angkutan khusus Bandara Soekarno-Hatta (Seotta) sebesar Rp5.000 semua trayek. Sedangkan bus angkutan antarkota antarpropinsi (AKAP) naik 13 persen.

Kenaikan tarif itu, Direktur Utama Perum DAMRI Ir. Agus Suherman Subrata, MBA, mengungkapkan dilatarbelakangi kenaikan harga BBM, terutama solar dari Rp4500 menjadi Rp5500/liter. “Hanya saja, untuk tarif bus bandara, sejauh ini belum diterapkan. Tapi yang pasti, dalam waktu dekat,” ungkapnya kepada beritatrans.com, Kamis (27/6/2013).

Selama ini, DAMRI mengoperasikan lebih dari 200 bus di 15 trayek yakni bandara ke Tanjung Priok, Gambir, Serang, Blok M, Pasar Minggu, Lebak Bulus, Bogor, Rawamangun, Mangga Dua Kampung Rambutan, Kayuringin Bekasi, Harapan Indah Bekasi, Cikarang Baru, Purwakarta dan Cilegon (Serang). Satu hari, bus bandara melayani sekitar 28.000-31.000 penumpang.

Dengan kenaikan Rp5.000, maka untuk destinasi Bekasi tarif berubah menjadi Rp35.000, Blok M Rp30.000, Rawamangun Rp30.000, Gambir Rp30.000, Cikarang Rp40.000, Bogor (royal class) Rp75.000, Purwakarta Rp55.000 dan Cilegon Rp45.000.

“Bus bandara ini, seluruhnya merupakan bus baru. Bukan bus rekondisi. Bus itu mengusung pelayanan supereksekutif antara lain dilengkapi dengan reclining seat yang jarak antarkursi cukup luas sehingga memberikan kenyamanan, wifi, dan bagasi penumpang yang terbilang luas,” ungkap Agus Suherman Subrata.

AKAP & BUSKOTA
Sedangkan tarif bus AKAP, dia mengutarakan sesuai dengan instruksi Menteri Perhubungan dan Dirjen Perhubungan Darat, hanya naik 13 persen. “Kami amat patuh terhadap kebijakan pemerintah. Bahkan kami harus menjadi stabilisator dan dinamisator hal-hal yang menjadi kebijakan pemerintah,” tegasnya sambil mengemukakan DAMRI melayani 349 trayak AKAP.

Mengenai buskota, Agus Suherman Subrata menjelaskan tarifnya merupakan kebijakan dari pemerintah daerah (pemda). “Sejauh ini, baru Bandung menaikkan tarif Rp1.000,” ujarnya.(aw).

 

 

 

 

 

 

loading...