Angkasa Pura 2

KM Putri Krakatau Karam, 6 Orang Hilang

DermagaSunday, 14 July 2013

CILEGON (beritatrans.com) — Hingga sore tadi, Minggu (14/7/2013) enam penumpang Kapal Motor Putri Krakatau yang tenggelam di Perairan Selat Sunda, masing-masing tiga warga Indonesia dan tiga warga Jepang, belum ditemukan.

“Saat ini, kondisi kapal dipastikan karam atau tenggelam ke dasar laut. Saat ini petugas sedang melakukan pencarian terhadap penumpang yang belum ditemukan,” kata Komandan Pos Angkatan Laut di Perairan Anyer, Peltu Doni, saat dihubungi, Minggu (14/7/2013).

Menurut dia, KM Putri Krakatau yang membawa 23 penumpang dan 10 anak buah kapal (ABK) tenggelam di dekat Pulau Sangiang, Kabupaten Serang.

Sementara itu, penumpang yang berhasil diselamatkan oleh KMP Mekar Kencana 17 orang dan enam penumpang lainya belum ditemukan.

Peltu Doni menyebutkan, semua penumpang yang selamat dilarikan ke ke RS Krakatau Medika untuk mendapat perawatan medis. Kemungkinan kapal tersebut tenggelam akibat diterjang gelombang tinggi dan angin kencang.

Petugas terdiri dari Angkatan Laut dan Badan Sar Nasional (Basarnas) masih dalam melakukan pencarian di sekitar Perairan Selat Sunda. Sayang, pencarian ini terkendala cuaca buruk sehingga sulit untuk menemukan penumpang yang hilang itu.

Sejumlah penumpang KM Krakatau mengaku mereka trauma setelah kapal yang ditumpanginya terggelam setelah diterjang ombak tinggi. Mereka para penumpang sempat terombang-ambing beberapa jam di Perairan Selat Sunda sebelum diselamatkan kapal lain.

“Kami sudah tidak ingat lagi ketika kapal diterjang gelombang tinggi,” kata Robet yang mengalami luka dibagian kepala.

Komandan Pos Angkatan Laut di Perairan Anyer, Peltu Doni mengatakan, kapal wisata itu mengangkut 23 orang terdiri dari 17 warga Indonesia dan enam warga Jepang.

Mereka para penumpang diselamatkan oleh kapal nelayan KMP Mekar Kencana pada pukul 07.15 WIB sebanyak 17 orang. Kemudian pukul 13.20 WIB empat penumpang lainnya diselamatkan oleh kapal tanker MT. Torm Loire dan MV Cilacap-Singapura. (machda)