Angkasa Pura 2

Calon Penumpang Kecewa Layanan Pelni Sampit

DermagaSenin, 15 Juli 2013
Kapal-Pelni-Labobar

SAMPIT (beritatrans.com) – Ratusan calon penumpang kapal Pelni di Pelabuhan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah kecewa terhadap pelayanan Pelni yang menghentikan pelayanan penjualan tiket.

“Sejak Sabtu (13/7/2013) lalu kantor PT Pelni Sampit di Jalan Jenderal Ahmad Yani tidak buka dan saya kembali lagi pada Senin (15/7/2013) juga belum buka, bahkan pintunya terkunci rapat,” kata salah seorang warga yang akan membeli tiket, Intan di Sampit, Senin (15/7/2013).

Ia bersama warga lainnya yang akan membeli tiket mengaku sudah menunggu di kantor PT Pelni Sampit sejak pagi hingga pukul 10.30 WITA. Pintu kantor PT Pelni Sampit yang sekaligus tempat loket penjualan tiket terkunci rapat dan bahkan di pintu tersebut tertera tulisan tutup, namun tidak ada penjelasan mengapa tidak ada layanan.

Para calon pemudik lebaran tersebut memilih membeli tiket langsung ke loket PT Pelni harganya lebih murah dibandingkan tiket yang dijual di pelabuhan Sampit.

“Sekarang harga tiket yang di jual pihak agen di sekitar Pelabuhan Sampit harganya sangat mahal sekali, yakni mencapai Rp225.000 per tiket, padahal jika membeli di loket PT Pelni hanya sebesar Rp165.000 untuk tujuan Surabaya dan Rp172.000 untuk tujuan Semarang,” katanya.

Para penumpang berharap pihak PT Pelni Sampit untuk secepatnya membuka layanan penjualan tiket, sebab harga tiket di pelabuhan Sampit terlalu mahal. Harga tiket kapal di pelabuhan Sampit menjadi sangat mahal diduga akibat adanya permainan para calo tiket yang mencari keuntungan besar.

Sementara itu, Kepala Kantor PT Pelni Sampit Andi Baharudin membantah jika pihaknya menghentikan pelayanan penjualan tiket.

Terbaru
Terpopuler
Terkomentari