Angkasa Pura 2

Dirjen Bobby: Pemudik Motor Gratis Naik Kapal Laut dari Tanjung Priok

DermagaRabu, 17 Juli 2013
bobby coast guard-edit

JAKARTA (beritatrans.com) – Berbasis kepada animo cukup tinggi pada tahun lalu, Dirjen Perhubungan Laut Capt. Booby R Mamahit mengemukakan pihaknya kembali mengerahkan kapal Pelni dan TNI AL untuk mengangkut pemudik dengan menggunakan sepeda motor.

Bobby mengemukakan kapal Pelni, yang disediakan khusus untuk pemudik menggunakan motor, tersebut adalah KM Dobonsolo. Sedangkan TNI AL menyediakan KRI Banda Aceh. Kedua kapal itu akan melayani arus mudik dan arus balik dengan rute pelayaran Pelabuhan Tanjung Priok – Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang.

Kapal Dobonsolo, dirjen mengungkapkan mampu mengangkut 1.700 motor dan 3.400 penumpang. Berangkat dari Tanjung Priok pada 3 dan 5 Agustus 2013. Untuk 3 Agustus, berangkat Pk. 10.00. Sedangkan 5 Agustus pada Pk. 16.00. Kapal ini akan mengangkut arus balik dari Pelabuhan Tanjung Emas pada 12 Agustus 2013 Pk. 16.00.

Sedangkan KRI Banda Aceh dengan kapasitas angkut 1.000 motor dan 2.000 orang akan berangkat dari Pelabuhan Tanjung Priok pada 4 dan 6 Agustus 2013, masing-masing Pk. 10.00. Pada 13 Agustus 2103, KRI banda Aceh mengangkut arus mudik dari Pelabuhan Tanjung Emas tujuan Tanjung Priok.

“Pemudik tidak dikenakan biaya sepeser pun. Tinggal naik saja. Konsumsi di perjalanan juga disediakan dengan cuma-cuma. Pendaftaran untuk mengikuti mudik gratis ini bisa ke Posko Nasional Angkutan Lebaran di gedung Kementerian Perhubungan, Jalan Merdeka Barat, Jakarta Pusat,” ungkap dirjen kepada beritatrans.com, Rabu (17/7/2013).

Dia menegaskan pengangkutan pemudik motor menggunakan kapal laut ini merupakan bagian dari kepedulian besar pemerintah, terutama Menteri Perhubungan, untuk memberi kenyamanan kepada pemudik Lebaran. “Ketimbang teramat lelah menggunakan motor dengan jarak jauh, juga berpotensi kecelakaan dan menimbulkan kemacetan, maka lebih baik naik kapal saja. Gratis dan lebih nyaman dan aman,” cetusnya.

Biaya pengangkutan total 8.100 motor dan 16.200 orang itu, Bobby R Mamahit mengungkapkan menggunakan dua skema sumber pendanaan. Untuk operasional KM Dobonsolo, memanfaatkan APBN Tambahan sebesar Rp7.452.091.000. Sedangkan operasional KRI Banda Aceh dibantu dana dari PT Pelabuhan Indonesia II dan PT Pelabuhan Indonesia III.

TAHUN LALU
Menyinggung tentang pengoperasian kapal bantuan TNI-AL untuk angkutan laut Lebaran sebagai tindak lanjut kerjasama antara Kementerian Perhubungan dengan TNI-AL, dia mengutarakan pada arus mudik 16 dan 18 Agustus 2012 dari Pelabuhan Tanjung Priok mengangkut 1.317 motor dan 2.448 orang.

Sedangkan saat arus balik dari Pelabuhan Tanjung Emas ke Pelabuhan Tanjung Priok, kapal TNI AL pada 23 Agustus 2012 mengangkut 635 unit kendaraan roda-2 dan penumpang 1.486 orang.

“Pengoperasian kapal bantuan TNI AL KRI Banda Aceh 593 untuk kebutuhan logistik penumpang dan awak kapal serta kebutuhan BBM didukung oleh PT Pelindo II dan Pelindo III sedangkan asuransi penumpang ditanggung oleh PT Jasa Raharja,” ungkap dirjen.

BERTERIMA KASIH
Bobby mengemukakan dukungan untuk menyukseskan pengangkutan pemudik motor dari TNI AL, PT Pelindo II dan III, PT Jasa Raharja dan instansi lainnya memang tergolong luar biasa.

“Karena itu, kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Panglima TNI, Kasal, manajemen PT Pelindo II dan III, PT Jasa Raharja serta pihak lainnya,” cetus dirjen.(aw).

loading...