Angkasa Pura 2

Hadapi Lebaran, KAI Percepat Perbaikan 82 Kereta

EmplasemenRabu, 17 Juli 2013
kereta rusak

MADIUN — Untuk menghadapi lebaran Idul Fitri 1434, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) VII Madiun, Jawa Timur, mempercepat perbaikan 82 kereta ksekutif, bisnis dan ekonomi sehingga dapat digunakan untuk melayani angkutan lebaran tahun 2013.

“Saat ini tinggal 30 persen dan akan selesai pada akhir Juli sehingga siap untuk angkutan lebaran pada awal Agustus,” ujar Senior Supervisor Depo Kereta Daop VII Madiun, Muhammad Husni kepada wartawan di Madiun, Rabu (17/7/2013).

Husni mengemukakan, saat ini tingkat kerusakan 82 kereta tersebut bermacam-macam, mulai dari rusak ringan hingga rusak berat. Jika kerusakan berat tidak dapat diperbaiki di Depo Madiun maka perbaikan akan dilakukan di Balai Yasa Yogyakarta.

“Selain perbaikan kerusakan, beberapa dari puluhan kereta tersebut hanya menjalani perawatan rutin yang harus dilakukan untuk menjaga agar kereta atau gerbong dapat dijalankan dengan baik,” tambahnya.

Menurut dia, bagian yang diperbaiki dan dirawat antara lain adalah eksterior, interior, sistem kelistrikan, pemasangan alat pendingin ruangan (AC), bagian bawah kereta (bogi) dan roda.

Manajer Humas PT KAI Daop VII Madiun, Sugianto menambahkan, sesuai data dari kantor pusat, PT Kereta Api Indonesia akan menyiapkan sebanyak 40 kereta api (KA) tambahan dalam angkutan Lebaran tahun 2013. Dari 40 KA tambahan lebaran tersebut, sebanyak 22 KA di antaranya merupakan kereta kelas komersial (eksekutif dan bisnis) dan 18 KA lainnya adalah kereta ekonomi.

“Kereta api tambahan lebaran tersebut akan dioperasikan mulai tanggal 1 Agustus 2013. Kereta tersebut melayani jurusan Jakarta ke Solo, Surabaya, Malang, Bandung, Cirebon, Kutoarjo, Yogyakarta dan Bandung ke Solo dengan jumlah total tempat duduk yang tersedia mencapai 22.896 per harinya,” kata Sugianto.

Dengan begitu, ujanya,  jumlah KA yang dioperasikan pada lebaran tahun 2013 secara total mencapai 305 KA. Yang terdiri dari 265 KA reguler dan 40 KA tambahan dengan jumlah penumpang diprediksi mencapai 1.779.270 orang.

Dia mengatakan, jumlah tersebut meningkat dari penyediaan angkutan lebaran tahun 2012 yang hanya mencapai 210 rangkaian KA. Terdiri dari 178 KA reguler dan 32 KA tambahan.

Sugianto menjelaskan lima kereta api di antara 40 KA tambahan lebaran tersebut nantinya akan melewati wilayah Daop VII Madiun. Kelima kereta tersebut adalah KA Eksekutif-Bisnis Sancaka Lebaran, KA Ekonomi Mantab Lebaran, KA Ekonomi Pasundan Lebaran, KA Eksekutif Gajayana Lebaran, dan KA Ekonomi Matarmaja Lebaran.(machda)