Angkasa Pura 2

ASDP Merak Larang Truk Menyeberang H-7

DermagaThursday, 18 July 2013

MERAK (beritatrans.com) — PT Angkutan Sungai Danau Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Merak melarang truk beroperasi pada H-7 lebaran karena penumpang yang hendak menyeberang ke Pulau Sumatera meningkat.

“Kami melarang truk menyeberang Merak-Bakauheni, Lampung saat mudik lebaran,” kata Manager Usaha PT Angkutan Sungai Danau Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry, Nana Sutisna, di Merak, Kota Cilegon, Banten, Kamis (18/7/2013).

Menurut dia, pengalaman tahun-tahun lalu pengemudi angkutan truk non sembako dilarang beroperasi saat arus mudik lebaran. Sebab, diperkirakan pada H-7 penumpang pejalan kaki dan penumpang di atas kendaraan sudah padat.

Nana menegaskan, larangan pengemudi truk itu untuk memberikan rasa kenyamanan bagi penumpang dan perjalanan lancar tanpa terjadi kemacetan lalu lintas. Karena itu, diharapkan pengemudi truk dapat mentaati larangan itu.

“Diperkirakan penumpang arus mudik lebaran tahun 2013 terjadi kenaikan sekitar 10 persen dibanding tahun sebelumnya. Karena itu, pihaknya meminta pengemudi truk tidak beroperasi selama lebaran,” ujarnya.

Dia berharap angkutan mudik berjalan lancar dan tidak terjadi penumpukan penumpang. Apabila ditemukan truk beroperasi, kepolisian akan mengalihkanya ke Pulorida.

“Kami meminta sopir truk tidak menyeberang selama mudik Idul Fitri.  Dengan tidak ada angkutan truk itu, kami berharap arus mudik dan balik Lebaran berjalan lancar,” katanya.

Nana mengimbau para pemudik agar berangkat pada siang hari untuk keamanan dan mencegah tindakan kejahatan. (machda)