Angkasa Pura 2

35 Orang Tewas, 50 Luka-luka Dalam Kecelakaan Kereta di Santiago

EmplasemenJumat, 26 Juli 2013
kereta tabrak

SANTIAGO (beritatrans.com) – Perdana Menteri Spanyol, Mariano Rajoy, menyatakan hari berkabung selama tiga hari untuk mengenang 85 korban jiwa dalam kecelakaan kereta api di Santiago de Compostela, sebuah kota kecil di pinggiran utara Spanyol. Setidaknya menyebabkan 35 orang tewas dan 50 orang luka-luka.

Dalam kesempatan yang sama, Rajoy juga menegaskan penyelidikan hukum juga sedang berlangsung bersamaan dengan penyelidikan sebab-sebab kecelakaan.

“Saya ingin mengatakan saat ini dua penyelidikan sedang berlangsung, yang pertama penyelidikan hukum dan yang lainnya oleh Komisi Penyelidik Kecelakaan Kereta Api dari Kementrian Pekerjaan Umum,” jelasnya.

“Kecelakaan ini adalah salah satu kecelakaan kereta api terburuk di negara itu. Kejadiannya begitu cepat. Terlihat gerbong kereta itu tergelincir dan saling menumpuk satu dengan yang lain,” kata salah satu penumpang, Ricardo Montesco kepada Radio Cadena seperti dikutip dari Reuters, Kamis (25/7/2013).

Kereta tergelincir pada malam festival Kristen utama kota kuno ketika ribuan peziarah melakukan perjalanan di jalan-jalan. Asap mengepul dari reruntuhan kereta beberapa ratus meter dari pintu masuk ke stasiun utama kota.

“Banyak orang tergencet di bagian bawah. Kami mencoba untuk menekan keluar dari bagian bawah gerbong untuk keluar dan kami menyadari kereta terbakar. Aku berada di gerbong kedua dan aku melihat mayat,” tambahnya.

Ada dugaan kecepatan kereta api di luar batas maksimal saat berbelok. Tiga belas gerbong kereta dengan jalur terlempar dari rel di dekat kota Santiago de Compostela, Rabu (24/07) malam waktu setempat.

Kamera pemantau memperlihatkan kereta dari Madrid menuju Ferrol itu meluncur dengan cepat di tikungan sebelum terlempar ke luar rel. Kotak hitam pencatat data perjalanan sudah berada di tangan hakim untuk kepentingan penyelidikan. (machda)

 

 

 

 

 

loading...