Angkasa Pura 2

Soal Bandara Kualanamu, Dahlan Banjir Hujatan Lewat SMS

BandaraRabu, 31 Juli 2013
dahlan

JAKARTA  (beritatrans.com) – Seiring dengan dibukanya Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara, Menteri BUMN Dahlan Iskan mengaku dibanjiri hujatan lewat  SMS dari orang yang tidak senang terhadap keberadaan bandara pengganti Polonia itu. Padahal, bandara salah satu karya anak bangsa yang sekaligus menunjang perekonomian nasional.

“Aneh saja, saya dihujat oleh orang yang tidak dikenal mengirim SMS kepada saya yang menyebutkan  pengoperasian Kualanamu merugikan masyarakat di sekitarnya,” kata Dahlan, di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (30/7/2013).

Dahlan menjelaskan, SMS tersebut diperolehnya pada Minggu, 28 Juli 2013, atau tiga hari setelah Bandara Kualanamu resmi beroperasi. SMS tersebut bernada makian dengan menyebutkan bahwa akibat dioperasikannya Bandara Kualanamu mengakibatkan kemacetan panjang hingga 10 kilometer.

“SMS itu juga menyebutkan perjalanan kereta api dari Stasiun Besar Medan terlambat hingga 5 jam. Tidak cukup disitu, sang pengirim SMS juga minta Dahlan untuk menyebarkan isi pesan tersebut kepada masyarakat,” jelasnya.

Kendati banyak menerima SMS berisi hujatan kepadanya, mantan Dirut PT PLN ini mengaku tidak marah. Sebagai salah satu Menteri yang bertanggungjawab soal pembangunan bandara yang megah tersebut, Dahlan memutuskan untuk membalas SMS tersebut.

“Saya tidak marah, saya anggap sebagai kritik. Tapi ketika pesan tersebut saya balas sama sekali tidak ada jawaban,” tegas Dahlan.

Dahlan ingin minta informasi lebih detail soal kemacetan, termasuk kereta yang mengalami penundaan, kapan dan jam berapa kejadiannya.

Selanjutnya, untuk memastikan kondisi yang sebenarnya terjadi, Dahlan mengatakan saat itu pula langsung menghubungi pihak bandara, termasuk pihak PT Kereta Api Indonesia.

“Ternyata informasi yang saya terima, sama sekali tidak ada kereta yang terlambat lima jam. Semua beroperasi sebagaimana mestinya,” kata Dahlan.(machda)