Angkasa Pura 2

Urusan Bagasi di Bandara Kualanamu Terus Dibenahi

BandaraWednesday, 31 July 2013

JAKARTA (beritatrans.com) – Direktur Operasi Kebandarudaraan PT Angkasa Pura II Endang Sumiarsa mengakui operasional Bandara Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, masih terus membutuhkan pembenahan di sana-sini, termasuk soal bagasi penumpang.

“Pembehanan dan perbaikan tidak boleh berhenti, tak hanya di Bandara Kualanamu, tetapi seluruh bandara di lingkungan PT Angkasa Pura II. Harus terus dilakukan. Tidak akan sempurna karena demand terhadap kualitas pelayanan begitu dinamis,” ujar Endang Sumiarsa kepada beritatrans.com, Rabu (31/7/2013).

Menyangkut tentang keluhan bagasi di Bandara Kualamu, dia mengutarakan termasuk pembehanan yang mesti terus digeber. “Jadi kalau agak lambat atau tertukar bagasi, kami memohon maaf. Tetapi pada prinsipnya kami menjamin bagasi akan diterima dengan baik,” tuturnya.

Dia mengemukakan pengelolaan pelayanan bagasi ini ditangani perusahaan ground handling. “Jadi perbaikan pelayanan bagasi ini tentu dikoordinasikan dengan perusahaan ground handling, yang memang lebih tepat bertanggungjawab karena memang yang mendapat bisnis itu adalah perusahaan ground handling,” cetusnya.

BIASA TERJADI
Secara terpisah, pengamat transportasi udara, Agus Pambagio mengutarakan ketidaknyamanan dalam banyak hal, termasuk urusan bagasi, memang biasa terjadi saat bandara baru dioperasikan.

Mantan pengurus Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) itu mencatat pengoperasian bandara baru di Thailand dan Hongkong juga mengalami masalah yang sama. “Bahkan rentang waktunya sampai enam bulan. Pengelola bandara dicaci maki penumpang pesawat,” tuturnya.(aw)