Angkasa Pura 2

Membludak, Pemudik di Terminal Kampung Rambutan

KoridorSelasa, 6 Agustus 2013
BUS RAMBUTAN

JAKARTA (beritatrans.com) – Terminal Kampung Rambutan Jakarta Timur memasuki H-2 Lebaran atau Selasa (6/8/2013) hingga pagi ini masih dipadati calon penumpang yang akan mudik ke kampung halamannya.

Mereka banyak juga yang menginap di terminal di wilayah Pasar Rebo ini karena tidak kebagian bus. Bahkan, hingga pagi ini jumlah pemudik di Terminal Kampung Rambutan semakin bertambah dibandingkan kemarin.

Keramaian khususnya terjadi di terminal pemberangkatan menuju berbagai daerah di Jawa seperti Purwokerto, Bumiayu dan Pekalongan, Cirebon. Begitu juga penumpang dengan tujuan Tasikmalaya, Garut, Bandung dan beberapa kota lainnya di Jawa Barat. Ribuan penumpang mulai tumpah sejak Senin pagi hingga Selasa pagi ini.

Kepala Terminal Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) Kampung Rambutan, Dwi Basuki memperkirakan jumlah armada bus dan penumpang akan terus bertambah hingga Selasa pagi  mengingat sejak Senin siang ribuan penumpang terus berdatangan.

“Kami perkirakan penumpang akan masih bertambah sampai Senin malam hingga pada H-2 atau Selasa (6/8/2013) ini,” katanya.

Dari data yang ada di pusat informasi terminal, Pada Minggu (4/8), sebanyak 586 bus telah memberangkatkan 26.546 penumpang dari Terminal Kampung Rambutan, menuju ke beberapa daerah di Pulau Jawa.

Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan dengan data tahun lalu pada hari yang sama, dimana Terminal Kampung Rambutan memberangkatkan 567 armada bus dengan penumpang sejumlah 10.725.

Sedangkan pada Senin (5/8) atau H-3 Lebaran, hingga pada siang hari sudah sekitar 185 bus yang diberangkatkan dengan jumlah penumpang sebesar 7.418 orang.

Ratusan calon penumpang yang rata-rata terdiri dari keluarga pun terpantau duduk-duduk di beberapa lokasi terminal sembari salah satu diantara anggota keluarga mereka mencari tiket.

Mereka umumnya kesulitan untuk mencari tiket atau menunggu kedatangan bus tujuan mudik mereka. Sebagian lagi, mengaku masih mencari harga tiket yang relatif terjangkau.

“Tadi sudah ditawarin tiket ke Pemalang Rp150 ribu. Tapi ini masih nyari yang lebih murah. Karena saya kan pulang berenam. Kalau mahal-mahal nanti nggak bisa berlebaran di kampung karena uangnya habis,” kata Wajo (42), pemudik tujuan Pemalang.

Di lokasi lain, terlihat penumpang sedang berdesak-desakan untuk naik ke atas bus yang baru datang. Bahkan, karena banyaknya orang yang hendak naik, sebagian penumpang pun tidak kebagian tempat duduk dan harus rela menunggu kedatangan bus selanjutnya.

“Saya mau ke Purwokerto. Masih nunggu busnya belum ada kayaknya sudah saya cari-cari. Tadi ada satu, langsung penuh,” kata Ivan, calon pemudik yang sedang duduk bersama keluarganya di dekat pintu peron.

Karena membawa istrinya yang sedang hamil, Ivan tidak tega jika mengajak sang istri berdesak-desakan dengan penumpang lain. Ia memilih untuk menunggu pemberangkatan bus selanjutnya. (machda)

loading...