Angkasa Pura 2

Penumpang Membludak, Bandara Syamsudin Noor Tambah 5 Penerbangan

BandaraRabu, 7 Agustus 2013
Bandara Banjarmasin

BANJARBARU (beritatrans.com)  РMembludaknya calon penumpang pesawat terbang yang ingin pulang kampung menjelang Idul Fitri 1434 Hijriah di Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin, Kalimantan Selatan membuat pihak bandara harus menambah lima penerbangan.

‚ÄúPenambahan penerbangan sesuai permintaan maskapai untuk mengangkut calon penumpang. Maskapai yang menyampaikan permohonan tambahan penerbangan adalah Lion Air dan ada lima jadwal penerbangan yang disetujui untuk tiga kota tujuan,” ujar Kepala Seksi Pelayanan Pelanggan Bandara Syamsudin Noor Anwar Budi Santoso di Banjarbaru, Selasa (6/8/2013).

Menurutnya, penambahan jadwal penerbangan Lion Air berlaku sejak 1 Agustus 2013 atau H-7 Idul Fitri dengan kota tujuan Surabaya tiga kali penerbangan serta Semarang dan Yogyakarta satu kali penerbangan.

Dia menyebutkan, penerbangan menuju tiga kota di Pulau Jawa itu merupakan jalur “gemuk” karena banyak pemudik yang berasal dari tiga kota tersebut sehingga maskapai menambah jadwal penerbangan.

“Kebiasaan menjelang Idul Fitri, tiga kota itu menjadi tujuan paling banyak pemudik sehingga maskapai menambah jadwal penerbangan untuk melayani banyaknya pemudik,” ungkapnya.

Sementara, maskapai penerbangan lain seperti Garuda, Citylink, Sriwijaya Air tidak menambah penerbangan dan tetap melayani calon penumpang sesuai rute yang ditetapkan.

“Untuk maskapai lain, hingga Selasa atau H-2 Idul Fitri belum ada yang mengajukan penerbangan tambahan dan tetap melayani rute yang ditetapkan,” ujarnya.

Ia mengemukakan, setiap hari jadwal penerbangan reguler sejumlah maskapai penerbangan di Bandara Syamsudin Noor sebanyak 48 hingga 50 kali pulang pergi sehingga dengan adanya penambahan maka penerbangan mencapai 55 kali dalam sehari.

Sementara itu, arus penumpang mudik di bandara setempat sejak H-7 hingga Minggu atau H-4 Idul Fitri mencapai puncaknya dengan jumlah penumpang sebanyak 7.998 penumpang dalam satu hari menuju berbagai kota tujuan di Indonesia.

“Puncak arus mudik penumpang terjadi pada H-4 itu karena jumlah penumpang paling banyak, dan memasuki H-3 atau Senin (5/8/2013) jumlah penumpang menurun menjadi 7.162 orang,” katanya. (machda)