Angkasa Pura 2

Jalur Alternatif, Brebes-Kuningan via Cibingbin Lancar

KoridorMinggu, 11 Agustus 2013
mudik MOTOR

CIREBON (beritatrans.com) – Bagi pemudik dari Jawa Tengah ingin balik ke Jakarta ada baiknya mencoba melewati arus jalan alternatif yang resmi dibuka kepolisian. Miisalnya, dari Brebes, Jawa Tengah menuju Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, melalui jalur alternatif Cibingbin lankcar dibandingkan jalan utama Pantura tembus Losari.

Agus salah seorang pemudik dari Tegal di Cirebon kepada wartawan, Minggu (11/8/2013), mengatakan, arus balik dari Brebes, Jawa Tengah mengarah Kabupaten Kuningan, Jawa Barat via Cibingbin lancar, paling tersendat di pasar Cilimus tetapi bisa memilih jalan pintas arah mandirancan tembus Sindang Jawa.

Pemudik balik harus cermat memilih jalan alternatif, kata dia, supaya terhindar kepadatan arus lalu lintas, seperti Brebes-Kuningan via Cibingbin ditempuh kurang dari dua jam. Jika melintasi jalur utama Pantura sekitar enam jam akibat tingginya volume kendaraan.

Jalan alternatif yang tersedia di Kabupaten Brebes-Kuningan via Cibingbin masih layak jalan, meski sedikit berlubang wajar untuk jalan perdesaan tetapi perjalanan cepat dibandingkan jalur utama.

Sejumlah pemudik balik asal Jakarta mengaku, menjajaki jalur alternatif Brebes-Kuningan via Cibingbin, perjalanan tanpa hambatan meski di jalur Cirebon-Kuningan sempat tertahan.

Jalan alternatif membantu pemudik mempercepat perjalanan mereka, kata dia, karena jika kondisi macet mereka kelelahan dan rawan kecelakaan, pihak terkait harus memperhatikan jalan tersebut.

Sementara itu, AKP Agus petugas Pos Pam lebaran di Cirebon menuturkan, jalan alternatif pilihan bagi para pengendara balik supaya mereka terhindar dari kepadatan arus lalu lintas dijalan utama Pantura.

“Seperti dari Brebes mengarah Kuningan melintasi perbukitan Cibingbin perjalanan lancar,” katanya.

 

PADAT MERAYAP

Sementara itu, arus balik lebaran Idul Fitri 1434 Hijriyah dari arah Cirebon, Jawa Barat, menuju jalur tengah Cikamurang melintasi Majalengka hingga pertigaan Cijelag, Sumedang padat merayap.

Antara melaporkan, ratusan kendaraan dari Palimanan Cirebon mengarah Prapatan Majalengka sempat tertahan di pasar Jatiwangi akibat pasar tumpah hingga perempatan Kadipaten.

Laju kendaraan rendah karena tingginya volume kendaraan yang mengarah jalur tengah Cikamurang dipertigaan Cijelag pemudik terpaksa merayap dampak pertemuan arus lalu lintas Bandung menuju Jawa Tengah.

Jalur alternatif Cikamurang merupakan jalan pilihan saat Pantura dari Palimanan-Jatibarang menuju pertigaan Loh Bener hingga Sukra perbatasan dengan Kabupaten Subang padat, kini jalur Cikamurang tersebut cukup diminati oleh pemudik.

AKP Asep petugas Pos Pam lebaran di Cirebon menuturkan, tingginya volume kendaraan yang melintasi Pantura Cirebon dari Jawa Tengah mengarah Jakarta, terpaksa sebagian pemudik harus melalui jalan alternatif, salah satunya Cikamurang menuju Kabupaten Subang tembus pintu tol Sadang Purwakarta.

Memasuki hari ketiga setelah lebaran pemudik balik yang mengarah Jakarta di Pantura Cirebon, Jawa Barat, semakin padat baik pemudik yang bersepeda juga mereka yang menggunakan kendaraan pribadi, buka tutup jalur akan terus dilakukan supaya menghindari kepadatan dijalur utama.

Sementara itu Rahmat petugas lain di Pos Pam Majalengka menuturkan, arus balik Lebaran melintasi Majalengka yang mengarah Bandung dan Jakarta semakin padat, dipertigaan Cijelag antrean panjang terjadi akibat volume kendaraan tinggi, petugas kesulitan mengurai mereka.

Pemudik roda dua dari arah Kuningan melintasi kota Majalengka menuju pertigaan Cijelag mengarah Subang terus mengalir, biasanya jalur alternatif Cikamurang diutamakan kendaraan pribadi untuk menghindari kepadatan di Jatibarang-Karawang. (machda)