Angkasa Pura 2

Syamsudin Noor Layak Jadi Bandara Internasional

BandaraRabu, 14 Agustus 2013
Bandara-Syamsudin-Noor

BANJARMASIN (beritatrans.com) – Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin Kalimantan Selatan terus berbenah diri, baik sarana prasarana maupun perbaikan bangunan fisik bandara agar tampak lebih menarik.

“Pengembangan bangunan fisik bandara Syamsudin Noor nantinya akan dibangun layaknya berlian. Hal ini sesuai dengan ikon dan simbol kekayaan daerah ini,” tegas General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin Kalimantan Selatan, Akhmad Munir di Banjarmasin, Rabu (14/8/2013).

Menurut dia, rencananya peletakan batu pertama pembangunan pengembangan bandara tersebut akah dilaksanakan akhir tahun 2013 dan diharapkan pembangunannya dapat selesai pada awal 2015.

“Saat ini, pengembangan bandara tersebut sudah dimulai dengan pembenahan berbagai fasilitas yang ada, antara lain perluasan lahan parkir dan terminal kedatangan. Seharusnya pada 27 April, renovasi dengan dana Rp18,8 miliar tersebut sudah selesai, namun kini masih ada proyek yang harus disempurnakan,” katanya.

Munir meyakini, bila seluruh pembangunan selesai, kata dia, Bandara Syamsudin Noor akan menjadi bandara yang sejajar dengan bandara-bandara lain di luar daerah, dengan fasilitas yang sangat memadai.

Apalagi akhir-akhir ini, katanya, makin tingginya jumlah kedatangan dan keberangkatan penumpang pesawat yang terus bertambah dalam setiap tahunnya, Syamsudin Noor bukan tidak mungkin layak menjadi  bandara Internasional.

“Bandara Syamsudin Noor sudah lama menjadi bandara dan embarkasi haji dari Kalsel dan Kalimantan Tengah yang mampu didarati oleh Boeng 737-300,” ungkap Munir.

Hanya saja, tambah dia, ada ketentuan dan peraturan dari Kemenhub tentang penetapan Bandara Internasional, sehingga hingga kini Syamsudin Noor belum mendapatkan izin tersebut.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menargetkan pada 2014 Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin menjadi bandara internasional sehingga penerbangan ke berbagai negara bisa dilakukan secara langsung.

Kepala Bidang Angkutan Udara Dinas Perhubungan Pemerintah Provinsi Kalsel, Ismail Iskandar mengatakan, status Syamsudin Noor menjadi bandara internasional sangat penting untuk segera diwujudkan karena akan mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata Kalsel.

“Beberapa fasilitas penting agar Syamsudin Noor menjadi bandara internasional sebenarnya sudah cukup, hanya terkendala pada kondisi terminal penumpang saja, kita akan berjuang pada 2014 ini cita-cita tersebut bisa terwujud,” katanya.

Ismail meyakini dengan adanya bandara internasional di Kalsel, makan sektor pariwisata Kalsel terutama pariwisata religius akan jauh lebih berkembang. Sebab, dalam setiap tahunnya cukup banyak warga negara Malaysia, Singapura dan beberapa negara lainnya yang berkunjung ke Kalsel untuk ziarah ke beberapa makam ulama terkenal.(machda)