Angkasa Pura 2

Pelni-TNI Jalin Kerjasama Amankan Pelayaran

DermagaJumat, 16 Agustus 2013
Pelni-tni

JAKARTA (beritatrans.com) – PT Pelni dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) menjalin kerjasama untuk menjaga keamanan dan kenyamanan dalam pelayaran. Penandatanganan naskah kerjasama dilakukan Direktur Utama PT Pelni, Syahril Djafarin dan Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono, di Jakarta, Kamis (15/8/2013).

Kerjasama meliputi penjagaan ketertiban penumpang baik di dermaga maupun di dalam kapal. Kerjasama ini   berlaku selama tiga tahun sejak ditandatangani nashkah kerjasama ini dan  setiap tahun dilakukan evaluasi.

“Setiap pelayaran di Indonesia harus terjamin keamanannya. Sebab, pernah ada nahkoda yang diancam clurit oleh penumpang. Nah sebelum masuk ke kapal, di terminal penumpang harus disterilkan,” tegas Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono.

Teknis pengamanan pelayaran kapal Pelni, lanjut Panglima dilakukan di darat yaitu di terminal penumpang yang dilakukan oleh tentara aktif dari Pangkalan  TNI AL terdekat. Sementara pengamanan dalam pelayaran dilakukan oleh tentara aktif  yang akan memasuki masa pensiun.

“Penanganan hukumnya diserahkan kepada Polisi. Kami hanya menangkap, proses hukumnya dilakukan oleh Polisi,” jelas Panglima TNI.

 

Terbantu
Dirut PT Pelni Syahril Djafarin mengakui dengan adanya pengamanan dari TNI, pihaknya sangat terbantu sehingga keamanan pelayaran dan kenyamanan penumpang terjamin. “Dari pengamanan  TNI selama angkutan lebaran, kami sangat terbantu sehingga kerjasama ini dilanjutkan,” jelas Syahril.

Kerjasama dengan TNI selain untuk menjaga keamanan dan kenyamanan penumpang, juga untuk menertibkan penumpang. Syahril mengakui, banyak penumpang kapal Pelni yang tidak memiliki tiket, tetapi memaksa masuk. ” Akibat banyaknya penumpang gelap, selama semester I -2013, Pelni mengalami kerugian sebesar Rp180 miliar,” ungkap Syahril.(aw/machda)

loading...