Angkasa Pura 2

Permasalahan Bandara Kualanamu

Rubrik Iskandar AbubakarSenin, 19 Agustus 2013
20130817_162705-001

Setelah beroperasi selama beberapa minggu berbagai masalah timbul karena belum terpikirkan pada saat perencanaan, maupun kurang diperhatikan pada saat pengoperasian yang memerlukan pembenahan  dan segera diselesaikan, sebelum permasalahan tersebut mengakar dan sulit terselesaikan.

Masalah pertama yang perlu segera dikendalikan di pintu masuk terminal kendaraan parkir berlapis-lapis menyulitkan menurunkan dan menaikkan penumpang di terminal, bahkan masih digabung antara parkir parallel dengan parkir serong, padahal sudah dilengkapi dengan rambu larangan parkir.

Masih banyaknya masyarakat yang tidak berkepentingan pergi menuju ke bandara, ibarat menuju ketempat wisata. Bahkan sedikit banyak mengakibatkan gangguan terhadap penumpang yang akan berangkat/datang.

Seharusnya Pihak Otoritas Bandara beserta Angkasa Pura tanggap terhadap permasalahan yang tejadi di Bandara Kualanamu serta secara aktip mengendalikan jalannya Bandara Kuala Namo, bila terjadi masalah langsung berkoordinasi menyelesaikan permasalahan dan tidak membiarkan hal-hal yang mengarah kepada ketidak tertiban.

Hal yang juga mulai timbul dan perlu dikendalikan oleh pemerintah daerah adalah pedagang kaki lima dan warung-warung kecil  yang bermunculan sepanjang akses bandara dari jalan arteri Medan Tanjung Morawa.

Selain itu yang juga perlu dikendalikan adalah akses bangunan, garis sepadan bangunan disepanjang jalan yang pada gilirannya akan mengakibatkan tingginya peluang terjadinya kecelakaan lalu lintas, bangunan baru tumbuh tanpa memperhatikan aspek aestetis sehingga cenderung kumuh.

Pemerintah daerah seyogyanya tanggap terhadap pengendalian tata ruang pada kawasan sekitar akses Bandara Kualanamu, jangan membiarkan pertumbuhan tidak terencana disekitar kawasan tersebut. Ijin Mendirikan Bangunan harus dijalankan dengan konsiten.

loading...