Angkasa Pura 2

Puntung Rokok Penyebab Kapal Express Bahari Terbakar

DermagaJumat, 23 Agustus 2013
Kapal-Express-Bahari

BELITUNG (beritatrans.com) – Kapal Express Bahari yang mengangkut 177 penumpang terbakar di perairan selat Bangka-Belitung, Kamis (22/8/2013) sore yang berangkat dari Pelabuhan Pangkalbalam, Pangkalpinang menuju Pelabuhan Tanjung Pandan (Pulau Belitung), menelan korban empat penumpan meninggal dunia.

“Laporan sementara yang kami terima menyebutkan empat penumpang kapal meninggal dunia dalam musibah itu, tiga dewasa dan satu anak-anak,” kata Kepala Basarnas Bangka Belitung, Jumaril seperti dikutip Antara dari Pangkalpinang, Jumat (23/8/2013).

Menurutnya, saat dalam perjalanan menuju lokasi terbakarnya kapal, pihaknya bersama jajaran Direktorat Polisi Perairan Kepulauan Babel mengerahkan 20 personel ke lokasi kejadian dengan menggunakan rescue boat milik Basarnas Babel.

Personel Ditpolair Polda Babel turun dipimpin langsung oleh direkturnya, Kombes Pol Dede Ruhiyat. Lokasi kejadian sekitar empat jam perjalanan dari Pelabuhan Pangkalbalam atau sekitar dua jam dari Pelabuhan Tanjung Pandan.

Penyebab kebakaran Kapal Express Bahari 8C, diduga bukan berasal dari mesin yang terbakar.

Petugas oiler Kapal Express Bahari Syaiful menyatakan, api yang muncul diduga berasal dari puntung rokok milik penumpang di ruang kelas ekonomi. Puntung rokok yang dibuang tersebut, diduga mengenai kotak-kotak ayam yang ada di ruang kelas ekonomi. Api kemudian merembet.

“Bukan dari mesin. Karena saya tugasnya di situ. Saya tadi sempat ikut memadamkan api,” kata
Seorang petugas oiler Express Bahari yang mengaku bernama Saiful kepada petugas keamanan dan wartawan di Pelabuhan Tanjungpandan, Kamis (22/8/2013) malam.

Saiful menjelaskan, seluruh ABK menyelamatkan seluruh penumpang terlebih dahulu, sebelum menyelamatkan mereka masing-masing.

Diberitakan sebelumnya, kapal cepat Express Bahari 8 rute pelayaran Pelabuhan Pangkalbalam, Pangkalpinang-Pelabuhan Tanjungpandan, Belitung dikabarkan mengalami kebakaran di perairan Selat Nasik, Kamis (22/8/2013).

Menurut informasi yang dihimpun, kapal mengalami kebakaran di perairan Batu Dinding Selat Nasik. Keluarga penumpang banyak yang cemas lantaran kesulitan menghubungi sanak kerabatnya yang berada di atas kapal.

Tim SAR dari Tanjungpandan dikabarkan telah berangkat menuju Batu Dinding. Selain itu ada informasi nelayan Selat Nasik turut membantu upaya penyelamatan penumpang. (machda)