Angkasa Pura 2

4 Pesawat Tujuan Bandara Internasional Minangkabau Dialihkan Pendaratan

KokpitRabu, 28 Agustus 2013
fax di ternminak bim

PADANG (beritatrans.com) – Hujan deras di Kota Padang memaksa empat pesawat terbang tujuan Bandara Internasional Minangkabau, Sumatera Barat, harus kembali ke bandara asal atau mengalihkan pendaratan di bandara lain. Setelah cuaca kembali normal, pesawat-pesawat itu kembali terbang ke Padang.

Manajer Operasi Bandara Internasional Minangkabau, Joko Sudarmanto, melalui pesan singkat kepada beritatrans.com, Rabu (28/8/2013) malam, mengungkapkan empat pesawat tersebut yakni pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan LNI354 dari Bandara Soekarno – Hatta, mesti dialihkan (divert) ke Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara.

Selain itu, pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJY021 rute Bandara Kualanamu – Bandara Internasional Minangkabau, harus kembali (return to base/RTB) ke Bandara Kualanamu. Pesawat Garuda Indonesia dengan nomnor penerbangan GA166 rute Bandara Soekarno – Hatta ke Bandara Internasional Minangkabau, harus divert ke Bandara Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru. Juga pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA265 rute Bandara Sultan Syarif Kasim II ke Bandara Internasional Minangkabau, harus divert ke Bandara Kualanamu.

“Divert dan RTB ini memang keputusan yang harus diambil dalam rangka menjaga keselamatan penerbangan akibat cuaca buruk di Bandara Internasional Minangkabau. Jarak pandang (visibility) hanya 500 meter. Namun kondisi ini ternyata tak berlangsung lama. Pesawat-pesawat itu sudah dalam perjalanan menuju Bandara Internasional minangkabau. Di antaranya bahkan sudah ada yang mendarat,” jelas joko Sudarmanto.

PENUMPUKAN PENUMPANG
Terlambatnya kedatangan empat pesawat tersebut mengakibatkan jadwal penerbangan menjadi diundur. Calon penumpang menumpuk di terminal keberangkatan. “Tetapi mereka dapat mengerti bahwa keterlambatan itu karena didasari menjunjung tinggi faktor keselamatan. Kami amat berterima kasih atas pengertian tinggi para penumpang,” ujar Joko. (aw).

loading...