Angkasa Pura 2

Pemda DKI Jakarta-KAI Segera Bangun Kereta Lingkar Layang

EmplasemenKamis, 29 Agustus 2013

JAKARTA (beritatrans.com) — Pemerintah pusat dan daerah dalam hal ini Kementerian Perhubungan dan Pemda DKI Jakarta dalam waktu dekat akan merealisasikan pembangunan Jalur Kereta Lingkar Layang atau Elevated Loop Line.

“Rencananya akan dibangun secara patungan atau bersama-sama antara Pemerintah Pusat, Pemprov DKI dan PT. Kereta Api Indonesia (KAI). Untuk biaya, campuran. APBN ada, lalu dari PT. KAI dan Pemprov DKI juga terlibat,” ujar Bambang saat memantau jalur KA dari dalam Commuter Line tujuan Manggarai – Jatinegara, Rabu (28/8/2013).

Menurut dia, keterlibatan tiga instansi dalam pembangunan Jalur Kereta Lingkar Layang ini yakni pada pembangunan fisik rel yang dibiayai oleh Pemerintah Pusat, Pemprov DKI terkait sarana dan prasarana pendukung dan PT. KAI terkait pengadaan kereta.

Dia mengaku, pemerintah Pusat telah menyiapkan anggaran sebesar Rp700 miliar untuk memulai proyek Elevated Loop Line yang rencananya akan dimulai pembangunannya tahun 2014.

Ada dua rute jalur Elevated Loop Line yakni jalur Timur dan Barat. Untuk rute jalur Timur membentang dari Kampung Bandan – Rajawali – Kemayoran – Senen,Gang Sentiong – Kramat – Pondok Jati sepanjang 10 Km. Selain itu, Kemudian, untuk rute Jalur Barat membentang dari Manggarai – Mampang – Sudirman – Karet – Tanah Abang – Duri – Angke dan Kota.

Namun harus diakui, kata Bambang, rencana pembangunan Jalur Kereta Lingkar Layang atau Elevated Loop Line masih ada rintangan, yakni di beberapa titik masih ada warga yang bermukim di pinggir rel.

“Karena itu, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo tengah memikirkan solusi bagaimana warga yang bermukim di pinggir rel tersebut agar mau pindah. Iya tadi kami diskusikan, jalur yang sebetulnya sangat bahaya,” ujar Joko Widodo di dalam Commuter Line, Jakarta, Rabu (28/8/2013).

Jokowi mengatakan, apabila proyek senilai Rp9,5 triliun ini mulai dibangun, warga yang bermukim di area berbahaya tersebut akan terkena dampaknya. “Kalau proyek sudah dimulai itu akan kena. Karena tiangnya ada di pinggir,” kata Jokowi.(machda)

 

Komentar ditutup.