Angkasa Pura 2

45 Pilot Asing Lion Air Hengkang?

KokpitRabu, 4 September 2013
edward sirait

JAKARTA – Isu pemecatan sejumlah pilot asing dari maskapai penerbangan Lion Air belum tersebar kepada maskapai lain. Menurut isu yang yang berkembang saat ini sedikitnya ada 45 pilot asing yang hengkang karena tidak sesuai pembayaran gajinya.

Direktur Umum Lion Air, Edward Sirait, Selasa (3/9/2013), memastikan isu hengkangnya sejumlah pilot asing dari manajemen Lion Air tidak benar. Apalagi sempat tersiar kabar, melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar membuat pilot asing Lion menuntut gaji dengan mata uang dollar Amerika Serikat.

“Sebelum pilot asing meneken kontrak dengan manajemen Lion, biasanya perusahaan terlebih dahulu menawarkan kepada sang pilot mata uang yang diinginkannya sebagai pembayaran gaji. Baik dollar maupun rupiah, Lion berusaha mengabulkan permintaan tersebut sesuai kontrak,” tegasnya.

Edward menegaskan, kalau pilot asing ternyata ingin meninjau ulang (review) kontrak mereka soal pembayaran gaji, maka pilot asing biasanya harus menunggu hingga kontrak pilot dinyatakan habis. Setelah itu mereka bisa negosiasi ulang dengan Lion mata uang apa yang mereka inginkan untuk gaji.

Menurut dia, selama ini kontrak pilot asing Lion Air berkisar dua hingga tiga tahun. Beda halnya dengan pilot lokal yang memiliki durasi kontrak lebih panjang yaitu lima hingga 20 tahun. Seperti diketahui, saat ini Lion Air memiliki 1.200 pilot. Pilot domestik sebanyak 1.000, sedangkan sisanya pilot asing.

“Gaji pilot asing dan lokal tidak jauh berbeda. Tapi pilot asing dapat fasilitas tempat tinggal, karena mereka jauh dari rumah. Dengan demikian tidak akan ada ketimpangan kesejahteraan yang mengakibatkan kecemburuan,” ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang sumber yang enggan disebutkan identitasnya mengatakan, delay yang dialami pesawat Lion Air, ternyata terkait terpuruknya mata uang Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Sang sumber yang merupakan pilot senior di sebuah maskapai penerbangan nasional mengungkapkan, hal itu disebabkan para pilot asing yang dipekerjakan oleh Lion enggan dibayar dengan rupiah.(machda)

loading...
  • Yana Chintya Dewi

    ya iyalah..udah mau kolaps bgitu. pantes aje minjam duit ke AP.. bikin gang dolly aja, isinya pramugari trus duitnya bayar utang loe ke Angkasa Pura.