Angkasa Pura 2

Aviastar Utamakan Layani Masyarakat Ekonomi Kecil

Another News KokpitMinggu, 8 September 2013
aviastar

MUARA TEWEH (beritatrans.com) – Maskapai penerbangan Aviastar tetap mengutamakan penumpang dari masyarakat ekonomi ke bawah rute Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara ke Palangka Raya, Kalimantan Tengah dan Banjarmasih, Kalimantan Selatan dan sebaliknya.

“Kebijakan ini ditempuh karena banyak masyarakat menengah ke bawah yang inbgin bepergian dengan menggunakan pesawat terkendala biaya. Karena itu, pemerintah pusat memberikan subsidi kepada Aviastar untuk mengangkut kelompok masyarakat menengah ke bawah,” jelas petugas Bandara Beringin Muara Teweh, Sidik, Minggu (8/9/2013).

Penegasan tersebut menjawab tudingan warga yang mengalami kesulitan mendapat tiket murah itu karena diduga dipesan (booking) karyawan perusahaan tambang batu bara yang beroperasi di daerah setempat.

“Kami telah melakukan pengawasan terhadap para penumpang yang memesan tiket, guna dimanfaatkan oleh oknum karyawan perusahaan untuk ikut penerbangan ke Palangka Raya maupun Banjarmasin,” paparnya.

Karena itu, tegas Sidik, tidak benar seluruh tiket habis dibooking karyawan perusahaan, karena kalau itu terjadi maka maskapai penerbangan lain yang terbang ke Muara Teweh akan rugi karena tidak ada penumpang.

Penerbangan Muara Teweh-Banjarmasin, ungkapnya, menggunakan pesawat jenis twin otter berpenumpang 17 orang dengan frekwensi dua kali sepekan yakni setiap Selasa dan Kamis dengan harga tiket Rp350.000.

Sedangkan penerbangan bersubsidi untuk rute Muara Teweh – Palangka Raya juga Selasa dan Kamis dengan harga tiket dewasa Rp273.300 dan bayi (infant) Rp32.730, selalu padat.

“Akibat membludaknya calon penumpang ini sehingga banyak yang tidak terakomodir.Bahkan pihaknya pernah menolak bookingan karyawan perusahaan yang ingin berangkat ke Banjarmasin dalam jumlah banyak, namun kalau hanya satu dua orang hal itu wajar-wajar saja,” kata Sidik yang juga sebagai pengawas subsidi dana APBN penerbangan Aviastar di Muara Teweh.

Sidik mengatakan, saat ini penerbangan rute Bandara Beringin Muara Teweh hanya dilayani maskapai Susi Air dengan tujuan Muara Teweh-Banjarmasin, Kalimantan Selatan dan Muara Teweh-Balikpapan, Kalimantan Timur setiap hari menggunakan pesawat jenis Cessna.

“Rute ini bukan penerbangan reguler melainkan pesawat carteran perusahaan tambang batu bara, namun bagi warga yang ingin menggunakan jasa penerbangan itu tetap bisa dengan harga tiket mahal sekitar Rp1 juta lebih per orang,” katanya.(awe/machda)

loading...