Angkasa Pura 2

Menhub: Hingga 2015 Indonesia Kekurangan 43.806 Pelaut

SDMSelasa, 10 September 2013
ee-mangindaan1

JAKARTA (beritatrans.com) – Banyak pelaut Indonesia yang bekerja pada perusahaan kapal asing. Hal itu wajar-wajar saja karena pendapatan di kapal asing sangat besar dan menjanjikan dibandingkan di perusahaan kapal Indonesia.

“Kondisi ini sungguh ironis karena kebutuhan tenaga pelaut bagi kapal Indonesia sendiri hingga 2015 mencapai 43.806 orang. Sementara hingga saat ini lulusan lembaga pendidikan baik pemerintah maupun swasta hanya mampu menghasilkan sekitar 3.500 orang pertahun,” tegas Menteri Kementerian Perhubungan, EE. Mangindaan, usai melantik 636 wisudawan dari 1600 perwira transportasi seluruh Indonesia di Jakarta, Selasa (10/9/2013).

Menurutnya, upaya yang bisa dilakukan pemerintah saat ini, selain mendorong pelayaran memberikan beasiswa kepada para taruna, juga melakukan percepatan belajar menjadi satu tahun.

Selain itu, tambahnya, pemerintah juga memberikan program beasiswa untuk mencari perwira transportasi unggulan. Khusus laut, selain dijalankan program beasiswa juga percepatan pendidikan.

“Saat ini Indonesia masih kekurangan tenaga perwira laut. Karena itu, melalui terobosan pemberian beasiswa dan mempercepat masa belajar menjadi satu tahun diharapkan bisa memenuhi kebutuhan tenaga pelaut minimal 3.000 orang,” tegas Menhub.

Dengan begitu, Mangindaan optimis hingga 2015, perusahaan pelayaran Indonesia tidak perlu lagi khawatir kekurangan tenaga perwira laut. Namun harus disadari perwira transportasi memiliki tanggungjawab besar dalam memberikan pelayanan, ditingkat regional dan internasional.

“Transportasi adalah urat nadi perekonomian nasional, yang menjadi prioritas dan memegang teguh sehingga mewujudkan keterpaduan transportasi dalam era multi moda,” paparnya.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub, Bobby R. Mamahit menambahkan, sejumlah negara banyak yang mencari pelaut ke Indonesia. Bahkan ada yang memberikan beasiswa, sehingga saat lulus langsung bekerja di kapal.

“Saat ini jumlah pelaut Indonesia yang bekerja di kapal asing mencapai 78.000 orang.  Dari jumlah itu, nilai devisa yang darilan ke Indonesia mencapai  Rp16 triliun per tahun,” tandas Bobby. (awe/machda)

loading...