Angkasa Pura 2

Pesawat Latih Jatuh di Perairan Ngenang, Pilot dan Siswa Selamat

KokpitKamis, 12 September 2013
pesawat latih jatuh di perairan ngenang batam, kepri

BATAM (beritatrans.com) — Pesawat latih milik Fly Best jenis Cessna PK 52 jatuh di sekitar Perairan Pulau Ngenang, Kepulauan Riau. Namun pilot Lidya Rossa dan siswa penerbang agus Nabil selamat. Dalam kecelakaan tersebut tidak ada korban jiwa.

Pesawat latih itu terbang dari Bandara Batam sekitar pukul 06.20 WIB, Kamis (12/9/2013). Sekitar pukul 07.01 WIB, sinyal pesawat hilang. Sebelum jatuh, pilot Lidya sempat melaporkan ada masalah di mesin.

“Pesawat itu akhirnya mendarat di laut dekat pulau kecil, tepatnya di perairan Pulau Ngenang. Rencananya, pesawat akan dibawa ke perairan Tanjung Pinang, Kepulauan Riau. Belum diketahui penyebab jatuhnya pesawat,” kata Kabid Komersil Bandara Hang Nadim Batam, Dendi

Kapuskom Kementerian Perhubungan, Bambang S Ervan, Kamis (12/9/2013) mengatakan, pesawat itu take off dari Batam sekitar pukul 06.40 WIB menuju Pulau Numbing. Lalu, sekitar pukul 06.56 WIB, pilot meminta untuk kembali pangkalan.

“Pilot request return to base karena masalah mesin,” kata Bambang dalam keterangan tertulis, Kamis (12/9/2013).

 

Kronologi Jatuhnya Pesawat

Pukul 06.40 WIB: Pesawa lepas landas dari Bandara Hang Nadim Batam. Rute latihan adalah Batam-Kasam-Jembatan Lima-Numbing-Tanjung Uban-Jembatan Lima-Batam.

Pukul 06.46 WIB: Awak pesawat melaporkan akan melakukan return-to-base (RTB) karena engin trouble.

Pukul 07.07 WIB: Awak pesawat melaporkan dalam kondisi emergency situation karena engine failure. Setelah itu, ATC (Air Traffic Control) kehilangan kontak.

“Setelah ditelusuri, pesawat jatuh di perairan sekitar 21 nautical mile (NM) dari Bandara Hang Nadim. Pilot Lidya Rosa dan siswa Agus Nabil selamat dan berenang ke pantai. Keduanya dilarikan ke RS Awal Bross Batam. Setelah diperiksa tim medis, Lidya dan Agus diizinkan pulang dan hanya mengalami luka memar,” jelas Bambang.

Evakuasi dilakukan oleh TNI AL dan kepolisian setempat. “Penyebab jatuhnya pesawat masih dalam penyelidikan,” kata Bambang. (santi/machda)

← Artikel Sebelumnya
loading...