Angkasa Pura 2

Apindo Minta Mobil Murah Jangan Hanya untuk Pribadi

OtomotifKamis, 19 September 2013
mobil-murah

JAKARTA  (beritatrans.com ) — Mobil murah ramah lingkungan atau Low Cost Green Car (LCGC) kini mulai masuk ke Indonesia. Keberadaan mobil-mobil murah ini, jelas bagi DKI Jakarta sangat dikhawatirkan karena akan menambah volume kendaraan ibukota sehingga akan menambahkan kemacetan.

“Sekarang ini masalahnya infrastruktur itu cukup apa enggak? Itu harus dibarengi transportasi umum itu. Bus-busnya dan lain-lain. Jangan cuma pribadi saja, itu yang bikin macet . Jadi, pengadaan mobil murah harus diterapkan pada transportasi umum sehingga transportasi seperti bus-bus, Kopaja, atau Metromini yang ada di Jakarta bisa lebih baik,” tegas Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Sofyan Wanandi, di Gedung DPR Jakarta, Rabu (18/9/2013) malam.

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin), Suryo Bambang Sulisto menambahkan, pengadaan mobil murah itu perlu, namun yang juga harus dilakukan pemerintah adalah memperbaiki infrastruktur jalan sehingga tidak memperparah kemacetan. “Memang bakal nambah macet, tapi yang penting ditingkatkan pembangunan infrastruktur, pembangunan jalan harus ditingkatkan.” Ujar dia.

Sementara untuk mendukung pendanaan pembangunan infrastruktur, dia mengusulkan menetapkan pajak khusus untuk kendaraan yang nantinya dipergunakan khusus untuk membangun infrastruktur.

“Untuk itu barangkali ada pemikiran dari mana dananya. Dananya mungkin bisa ada pajak khusus untuk kendaraan yang bisa digunakan khusus untuk pembangunan infrastruktur,” tuturnya.

Menurutnya, jika infrastruktur jalan baik maka pengadaan mobil murah tidak akan menjadi masalah. Meskipun diusulkan penjualan mobil tersebut dilakukan di luar Jakarta saja yang kemacetannya masih sangat kecil. Dia menilai, kemacetan tidak akan jauh berbeda dengan Jakarta jika infrastruktur jalan masih kurang.

“Itu sih boleh-boleh saja tapi sama aja, dimana pun kita ini kan kekurangan jalan ,intinya perbaiki infrastruktur. Kalau itu baik ya enggak akan ada masalah,” tandasnya. (santi/machda)

loading...