Angkasa Pura 2

Penumpang Garuda Penikmat Pertama Terminal Baru Keberangkatan Internasional Bandara Ngurah Rai

BandaraSunday, 29 September 2013

DENPASAR  (beritatrans.com) –  Pesawat Garuda Indonesia GA 856 destinasi Hongkong menjadi maskapai pertama  pengguna terminal internasional keberangkatan yang baru di Bandara I Gusti Ngurah Ra, Denpasar, Bali, Minggu (29/9/2013). Sebanyak 156 penumpang tampak begitu sumringah saat memasuki terminal anyar tersebut,

Mereka begitu mengagumi fasilitas modern yang dipadu dengan interior artistik yang kental dengan budaya Bali di terminal tersebut. “Mereka merasa seperti berwisata tersendiri saat berada di terminal ini. Sejumlah calon penumpang menyatakan kekagumannya terhadap apa yang mereka lihat di terminal in. saat ini, mereka sedang boarding akan terbang insya Allah pada Pk. 09.45 WITAi,” ungkap Direktur Utama PT Angkasa Pura Airport, Tommy Soetomo,  kepada beritatrans.

Mantan direktur keuangan PT Angkasa Pura II itu sudah sejak beberpa hari lalu hingga pertengahan Oktober mendatang blusukan di bandara terebut. Selain memantau langsung operasi terminal baru, juga sekaligus memimpin pelayanan penerbangan untuk delegasi KTT APEC, yang akan digelar di Pulau Dewata tersebut. Dia menegaskan pemindahan operasi dari terminal ke terminal baru di Bandara Ngurah rai dilakukan secara bertahap. Saat pelayanan penerbangan kepada delegasi APEC, maka pemindahan tersebut akan tuntas seluruhnya.

Sebelumnya, terminal baru kedatangan internasional resmi digunakan, Kamis (19/09/2013. Sebanyak 213 penumpang yang diangkut dengan China Eastern Airline dengan nomor penerbangan MU5029 dari Shanghai menjadi penumpang pertama yang mendarat dan menggunakan terminal baru tersebut. “Sebagian penumpang memanfaatkan 20 counter Visa on Arrival (VoA), 26 konter imigrasi dan bagagge claim yang dilengkapi 7 conveyor belt,” ungkap Tommy didampingi General manager Bandara Ngurah Rai, Purwanto.

Dengan adanya terminal baru tersebut,direktur utama PT Angkasa Pura Airport menuturkan maka kapasitas terminal naik lebih dari dua kali lipat. Terminal lama hanya mampu menampung 8,5 juta penumpang, sedangkan terminal baru berkapasitas 25 juta penumpang. “Terminal yang kami bangun dengan menggunakan dana sendiri dan memanfaatkan sebesar-besarnya sumber daya lokal ini, merupakan bagian dari program kami untuk memberikan dukungan lebih besar terhadap kelancaran arus mobilitas pengguna jasa penerbangan,” jelasnya,

Selain itu, Tommy Soetomo menyatakan pembangunan terminal baru dengan segala fasilitasnya termasuk bangunan parkir, merupakan bagian dari support terhadap pariwisata di Bali dan daerah sekitarnya. “Pada sisi lain, pembangunan Bandara Ngurah Rai merupakan bagian dari pengabdian kami terhadap masyarakat Bali. kami berterima kasih atas dukungan luar biasa dari masyarakat, pemda, dan seluruh pemangku kepentingan di Pulau Dewata ini,” cetusnya.

DIPUJI PRESIDEN

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono beserta Wakil Presidn Boediono sebelumnya menyempatkan melihat langsung  terminal baru bandara tersebut dalam kaitan persiapan menyambut delegasi KTT APEC. Kepala negara memuji PT Angkasa Pura Airport yang bekerja gigih membangun infrastruktur transportasi udara tersebut. “Presiden dan Wakil Presiden memberikan jempol buat Bandara Ngurah Rai,”  ungkap Wakil Menteri Perhubungan, Bambang Susantono,

Menanggapi pujian tersebut, Tommy Soetomo menyatakan menjadi cambuk bagi jajarannya untuk bekerja lebih baik lagi. “Kami bekerja di bawah bimbingan dari Bapak Menteri BUMN Bapak Dahlan iskan, dan komisaris. Pak Dahlan Iskan dan dewan komisaris selalu mengingatkan kami untuk terus bekerja 24 jam melayani rakyat,” ungkapnya. (aw).