Angkasa Pura 2

Pembangunan Monorail Mulai 16 Oktober Mendatang

KoridorRabu, 2 Oktober 2013
ilustrasi -- Monorail

JAKARTA (beritatrans.com) – Pembangunan moda transportasi monorail yang beberapa tahun sempat tertunda karena berbagai faktor, dalam dua pekan ke depan akan terlaksana yang akan dikerjakan perusahaan baru, PT Jakarta Monorail.

“Setidaknya pembangunan monorail akan dimulai setelah Hari Raya Idul Adha. Direncanakan pada 16 Oktober 2013 mendatang sudah dimulai. Untuk tahap awal dibangun dua stasiun sebagai depo yaitu di kawasan Waduk Melati dan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Hingga saat ini pembiayaan untuk pembangunan monorel di Jakarta sudah mencukupi,” kata Chairman of OrtusHoldings Ltd, selaku investor monorel, Edward Soeryadjaya, Rabu (2/10/2013).

Dia menambahkan, pihaknya sedang negosiasi untuk memilih kawasan mana tempat dimulainya groundbreaking tersebut dijadikan sebagai depo. Kini tengah melihat kondisi lapangannya. Sebab, melemahnya nilai rupiah terhadap nilai jual dolar Amerika tidak mempengaruhi biaya pembangunan monorel.

Menurut dia, terkait dimulainya pengerjaan fisik, pihaknya juga tengah melakukan koordinasi dalam pembangunan teknis agar semua berlangsung dengan baik, terutama dengan Polda Metro Jaya dan Dinas Perhubungan DKI.

Sementara itu, pengamat transportasi Universitas Indonesia, Alvinsyah, menilai pembangunan monorel harus diawasi hingga bisa beroperasi. Jangan sampai kejadian mangkraknya monorel akibat ketidakmampuan PT JM meyakinkan konsorsium dalam mencairkan dana.

Alviansyah mengemukakan, pembangunan monorel ini murni dari inisiasi pihak swasta, jangan sampai dana APBD atau APBN yang digunakan, pihak swasta harus benar-benar punya modal.

“Saya berharap monorel itu bisa terintergrasi dengan moda transportasi publik lainnya, seperti Transjakarta, kereta rel listrik (KRL) Jabodetabek dan moda lain. Sebab, integrasi itu akan menghilangkan kompetisi tidak sehat dalam pelayanan angkutan umum di ibukota,” paparnya.

Seperti diketahui, JM akan membangun dua jalurnya yaitu jalur Hijau (green line) yang merupakan jalur berputar sepanjang 14,275 km dengan 16 stasiun mulai dari Komdak-Kusuma Candra- BEI – Stadiun Utama – Plaza Senayan –TVRI -Taman Ria Senayan-Gedung MPR/DPR-Pejompongan-Karet-Sudirman-Setiabudi Utara-Kuningan Sentral-Taman-Rasuna-Casablanca-Grand Melia-Satria Mandala.

Selain itu, jalur Biru (blue line) yang merupakan jalur memanjang sepanjang 9,725 km dengan 11 stasiun mulai dari Kampung Melayu-Tebet-Dr Sahardjo-Menteng Dalam-Casablanca-Ambassador-Dharmala Sakti-Menara Batavia-Karet-Kebon Kacang-Tanah Abang-Cideng-Roxy. (santi/machda)

 

loading...