Angkasa Pura 2

Jelang Pendaratan Pesawat Para Kepala Negara, Bandara Ngurah Rai Sepi

BandaraMinggu, 6 Oktober 2013
BANDARA NGURAH RAI- AW

NUSA DUA (beritatrans.com) — Suasana Bandar Udara Ngurah Rai, Bali, terpantau sepi saat penutupan pendaratan pesawat komersial selama 10 jam untuk pendaratan pesawat sejumlah kepala negara anggota Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) 2013 di Nusa Dua, Minggu (6/10/2013).

Hanya beberapa pekerja dan petugas kebersihan yang masih menjalankan aktivitasnya selama bandara ditutup pada 10.00-20.00 Wita.

“Memang dari tadi pagi tidak ada penumpang karena kami telah mempersiapkannya dan mengirimkan surat permakluman kepada seluruh bandara di dunia,” kata Sherly Yuanita selaku Staf Humas PT Angkasa Pura I Bandar Udara Ngurah Rai di Kuta, Kabupaten Badung, Minggu.

Selain itu, pihaknya juga menempatkan beberapa petugas di depan pintu gerbang bandara agar tidak ada penumpang yang datang saat penutupan penerbangan komersial tersebut.

Penutupan bandara itu dalam rangka menyukseskan Konferensi Tingkat Tinggi Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) 2013 yang digelar 1-8 Oktober 2013.

Sementara itu, Efferson Siregar selaku Safety Manager PT Angkasa Pura I Bandara Ngurah Rai mengatakan, jadwal penutupan bandara diberlakukan pada tanggal 6 hinggga 9 Oktober 2013,” kata Efferson.

“Tanggal 6 Oktober penerbangan komersial akan ditutup mulai pukul 10.00-20.00 Wita dan 8 Oktober penerbangan komersial akan ditutup mulai pukul 13.00-20.00 Wita,” ujarnya.

Sedangkan, pada 9 Oktober penerbangan komersial akan ditutup mulai pukul 07.00-14.00 Wita.

Pihaknya sudah mempersiapkan dengan matang rencana kedatangan kepala negara. Salah satunya adalah penutupan bandara selama kedatangan pesawat kepala negara.

“Untuk menjaga agar tak terjadi stagnasi di udara dan di darat terkait kedatangan tamu negara, kami memberlakukan ‘partial close’ (buka-tutup). Kami mengatur kedatangan komersial, sedangkan VVIP tak bisa diatur,” katanya.(tifa/machda)

 

 

loading...