Angkasa Pura 2

7 Orang Ditembak Dalam Insiden di Bandara Los Angeles

BandaraSabtu, 2 November 2013
bandara los angeles

LOS ANGELES (beritatrans.com) — Bandara Internasional Los Angeles tiba-tiba mencekam saat seseorang melepaskan tembakan dengan senapan. Insiden tersebut memakan tujuh korban, satu orang agen keamanan transportasi dan mencederai sedikitnya enam orang sebelum ia ditembak dan ditangkap, kata pihak berwenang.

“Tersangka dengan senapan serbu bertekanan tinggi, sudah ditembak dan ditahan,” kata Juru Bicara Kepolisian Los Angeles (LAPD) Commander Andy Smith, Jumat (1/11).

Kepala Kepolisian Bandara Internasional Los Angeles, Patrick Gannon, meyakini pelaku penembakan hanya sendirian. “Satu orang datang ke terminal 3 bandara, menarik keluar senapan serbu dari tas dan mulai melepaskan tembakan,” tutur Gannon.

Laporan mengenai insiden penembakan di bandara ini langsung disampaikan kepada Presiden Amerika Barack Obama. Seluruh penerbangan dari dan ke bandara ini dihentikan, dengan sedikit pengecualian.

Tidak hanya itu, Obam juga minya semua bandara di Amerika diminta menunda penerbangan ke Los Angeles, bahkan beberapa pesawat yang telanjur mengudara tak diizinkan mendarat di Los Angeles. Para calon penumpang yang ada di bandara pun langsung dievakuasi keluar dari bandara.

Satu petugas perempuan dari bagian administrasi keamanan bandara dipastikan tewas. Penembakan dikabarkan terjadi di pintu pemeriksaan calon penumpang bandara.

Akibat insiden gtersebut, membuat di bandara internasional Los Angeles, Amerika Serikat, membuat kacau jadual penerbangan di negara itu, satu per satu diungkapkan otoritas setempat. Pelaku pun diidentifikasi sebagai warga negara Amerika berusia 23 tahun yang tercatat sebagai penduduk Los Angeles.

“Kami khawatir tentang penembakan itu, tapi saya akan membiarkan para penegak hukum menanganinya,” kata Presiden Amerika Barack Obama kepada wartawan, seusai menjamu Perdana Menteri Irak Nuri al-Maliki, di Gedung Putih, Jumat (1/11/2013) petang waktu setempat.

Seorang pria bersenjata yang diyakini hanya seorang diri menyerbu masuk ke terminal bandara yang dipenuhi calon penumpang. Seorang petugas keamanan penerbangan (TSA) bandara tewas dan setidaknya enam orang yang lain terluka.

Penembakan itu langsung memicu kepanikan dan kekacauan di salah satu bandara tersibuk di dunia itu. Para calon penumpang berhamburan meninggalkan bandara, sebagian bersembunyi di bagian yang menurut mereka aman di dalam bandara.

Seluruh penerbangan dari dan ke bandara tersebut dihentikan total. Lalu lintas di sekitar bandara pun ditutup.

Kronologi
Kepala Kepolisian Bandara Internasional Los Angeles, Patrick Gannon, mengatakan, pelaku mendatangi terminal 3 bandara itu, Jumat (1/11) pagi. Pelaku tiba-tiba mengeluarkan senapan serbu dan melepaskan tembakan.

Sesudah melepaskan tembakan yang menewaskan satu petugas keamanan dan melukai beberapa orang lain itu, pelaku tersebut melenggang melewati gerbang pemeriksaan dan berjalan ke area foodcourt. Petugas kemanan yang melacaknya mendapatkan pelaku di sana.

“Ada Burger King yang cukup jauh dari pos pemeriksaan bandara,” sebut Gannon tentang lokasi penangkapan pelaku. Tersangka itu sudah ditahan setelah ditembak di lokasi tersebut.

Seorang juru bicara FBI mengidentifikasi tersangka adalah Paul Anthony Ciancia (23), penduduk Los Angeles. Beberapa sumber menyebutkan Ciancia juga terlacak tercatat di New Jersey dan ada informasi bahwa polisi sedang meminta surat perintah untuk menggeledah rumah masa kecil Ciancia di Pennsville.

Sementara badan administrasi keamanan bandara (TSA) memastikan satu petugasnya tewas dalam insiden ini. Petugas yang tak disebutkan identitasnya itu adalah korban tewas pertama saat menjalankan tugas di badan itu.

Juru bicara kantor koroner Los Angeles mengatakan, satu korban tewas sedang mereka tangani dari insiden di bandara. Korban itu disebutkan sebagai lelaki berusia 40 tahun.(tifa/machda)

 

 

 

loading...