Angkasa Pura 2

Ahok Minta Pajak Moda Transportasi Massal Nol Persen

KoridorSenin, 11 November 2013
massal

Jakarta (Beritatrans.com) — Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akan mendesak Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen) Kementerian Keuangan menjadikan pajak penjualan barang mewah (PPnBM) terhadap alat transportasi massal menjadi nol persen.

Jika itu belum juga terealisasi, ia akan terus melakukan pendekatan. “Kita kejar terus pokoknya. Itu harus diberikan,” ujar Ahok usai menghadiri ‘Hospital Expo’ di Jakarta Convention Center (JCC), akhir pekan lalu.

Ahok menilai, tidak kunjung direalisasikannya pajak nol persen bagi transportasi massal itu rentan dengan kepentingan tertentu. Salah satunya dengan alasan tak ada rekomendasi dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo). “Kadang-kadang alasannya Gaikindo enggak mau ngasih. Mereka kan merasa industri mereka terganggu, itu masalahnya,” ujarnya.

Padahal jika pemerintah pusat menerapkan pajak nol persen untuk unit transportasi masal, jelas Ahok, dapat mempermudah penambahan armada transportasi massal. Tak hanya itu, pengadaannya dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan perusahaan-perusahaan swasta.

“Pajak sangat penting. Supaya pemilik transportasi massal bisa meremajakan sendiri mobilnya. Kalau enggak ya susah karena pasti mahal. Ini malah mobil pribadi yang dimurahin,” keluhnya.

Walaupun masih terkendala, tetapi hingga saat ini pemerintah pusat belum memberikan jawaban pasti. Pemprov DKI, tegas Ahok, tetap akan melakukan pengadaan transportasi masal. Salah satunya pengadaan ribuan unit bus sedang dan bus Transjakarta akhir 2013 hingga awal 2014.(yfent)

loading...