Angkasa Pura 2

Direktur Keuangan Sonata Halim Yusuf:

Perum PPNPI Berencana Usulkan Tarif Jasa Navigasi Penerbangan untuk Cover Kenaikan Gaji Pegawai

BandaraJumat, 15 November 2013
lppnpi

JAKARTA (beritatrans.com) – Direktur Keuangan Perum Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (PPNPI) Sonata Halim Yusuf mengemukakan manajemen masih harus membahas dengan sejumlah pihak, termasuk pegawai, untuk memformulasikan gaji karyawan.

“Kami memahami tuntuntan pegawai. Tetapi memang masih panjang untuk mendapatkan kesimpulan apakah gaji pegawai harus disesuaikan atau tidak. Kami mengharapkan pegawai dapat memahami dan bersabar atas kondisi ini,” ungkap Sonata Halim Yusuf kepada beritatrans.com, Jumat (15/11/2013) pagi, menanggapi rapat direksi Perum PPNI dengan sekitar 200 personel Air Traffic Control (ATC) Bandara Soerkarno – Hatta.

Dalam rapat yang diikuti personel  IATCA (Asosiasi ATC Indonesia), Kamis (14/11/2013) di halaman menara ATC Bandara Soekarno-Hatta, itu personel ATC meminta gaji disesuaikan antara Rp10 juta (fresh graduate) sampai dengan Rp45 juta, sesuai masa kerja.

Menurut Sonata Halim, persoalan gaji pegawai merupakan salah satu pekerjaan yang mendesak untuk dituntaskan. Hanya saja, sebelum dituntaskan maka mesti difinalisasi terlebih dahulu rekonsiliasi pelimpahan pegawai beserta hak dan kewajibannya dari PT Angkasa Pura I dan PT Angkasa Pura II ke Perum PPNPI.

Saat ini, mantan direktur keuangan PT ASDP Indonesia Ferry itu mengungkapkan Perum PPNPI, PT Angkasa Pura I dan PT Angkasa Pura II, sedang bekerja bersama untuk menuntaskannya, termasuk di dalamnya menunjuk auditor dalam rekonsiliasi tersebut. Rekonsiliasi ini diharapkan tuntas paling lambat Januari 2014.

Persoalan gaji, dia mengingatkan juga mesti tidak boleh membahas secara parsial untuk pegawai ATC saja. “Kami juga mesti membahas formulasi gaji pegawai non-ATS. Ini pekerjaan yang bisa dibilang mudah, bisa dibilang sulit, tetapi kami harus segera menyelesaikannya,” tuturnya.

Selain itu, Direktur Keuangan Perum PPNPI  mengingatkan kenaikan gaji akan berdampak kepada besarnya anggaran belanja pegawai.  Karena itu, pihaknya berencana mengusulkan kepada pemerintah agar  tarif jasa navigasi penerbangan bisa dinaikkan karena terlalu rendah.

“Bandingkan dengan Australia yang menetapkan 4 dolar AS per satuan unit untuk penerbangan internasional, sedangkan kita hanya 0,65 sen dolar per satuan unit. begitu juga dengan penerbangan domestik, tarif di Indonesia hanya Rp1.000 per satuan unit,” ungkapnya.

Sejauh ini, dia menuturkan Perum PPNPI baru mengenakan dua tarif jasa pelayanan navigasi yakni internasional dan domestik. Padahal masih banyak potensi jasa navigasi lainnya yang bisa dikenakan. “Karenanya, kami juga sedang membahas dan mengkaji perihal itu,” ucapnya.

JUMLAH & GAJI PEGAWAI

Menyinggung jumlah pegawai, Sonata Halim Yusuf saat ini sekitar 2.200 orang, termasuk 400 tenaga baru yang baru direkrut. “Kami memproyeksikan dalam jangka pendek, jumlah pegawai mencapai 3.000 orang,” ujarnya.

Mengenai besaran gaji pegawai saat ini, Sonata menyatakan: “Wah aku lupa detilnya. Nanti deh kalau kita bertemu, aku sampaikan data lengkapnya”. (agus w).

 

 

 

 

 

loading...