Angkasa Pura 2

Antisipasi Cuaca Ekstrem

ASDP Merak Kerahkan 28 Kapal Roro

DermagaRabu, 20 November 2013
asdp-ferry

BANTEN (beritatrans.com) — PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry (Persero) mengoperasikan 26-28 kapal roro setiap hari menyusul buruknya cuaca akhir-akhir ini.

“Seiring dengan kondisi cuaca ekstrim yang mengganggu aktivitas kapal di Selat Sunda selama beberapa hari terakhir. ASDP telah melakukan berbagai antisipasi agar dapat memperlancar pelayaran,” kata Manager Usaha Pelabuhan Merak PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Utama Merak, Nana Sutisna, di Banten, Rabu (20/11/2013).

Menurut Nana, persiapan yang telah dilakukan antara lain dengan mengoperasikan minimal 26 dan maksimal 28 kapal setiap harinya. Selain itu, bongkar muat kapal di pelabuhan dioptimalkan agar keterlambatan waktu kedatangan kapal bisa disikapi dengan hal tersebut.

“Selain itu, ASDP juga mempersiapkan tug boat yang selalu on-call membantu pelayaran jika sewaktu-waktu ada kapal yang gagal sandar,” katanya.

Di sisi lain, berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait seperti KSOP (Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan), OPP (Otoritas Pelabuhan Penyeberangan), Gapasdap (Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan) dan BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika) untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Dia mengemukakan, adanya cuaca ekstrim ini, waktu berlayar kapal menjadi lebih lama dari biasanya. Waktu pelayaran kapal yang normalnya hanya 2 jam, namun kini pelayaran dapat memakan waktu 3 – 4 jam karena kapal berlayar lebih lambat dari biasanya dan kapal juga sulit bersandar di dermaga.

“Biasanya waktu sandar bisa jauh lebih lama karena kapal kesulitan merapat ke dermaga, hal itu disebabkan karena ombak dan angin yang cukup kencang. Karenanya, dermaga tersebut tetap dipergunakan untuk mengantisipasi antrean truk di pelabuhan,” paparnya.

Berdasarkan pantauan BMKG saat ini, meskipun ketinggian gelombang cukup tinggi yakni 0,75-1,50 m, kondisi cuaca di perairan Selat Sunda terbilang masih dalam keadaan normal dengan kecepatan angin 10-15 knot.(tifa/machda)

 

 

loading...