Angkasa Pura 2

Dalam Gelar Latihan PKD

Pesawat Airbus A320 Hard Landing di Bandara Bandung

BandaraTuesday, 10 December 2013

BANDUNG (beritatrans.com) – Pesawat Triplex Air jenis Airbus A320 beregistrasi PK-TPX mengalami hard landing atau menyentuh landasan dengan keras yang menyebabkan pecah ban sebelah kiri, Selasa (10/12/2013).

Pesawat langsung oleng ke kiri dan terus meluncur dengan kondisi sayap dan mesin pesawat bergesek dengan landasan sehingga menimbulkan percikan api lalu terbakar. Pesawat tersebut membawa 100 penumpang, bertolak dari Bandara Changi Singapura pada pukul 09.00 WIB.

Unit Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran Bandara Husein Sastranegara, Bandung langsung meluncur dengan sikap memadamkan api yang membakar  pesawat naas tersebut. Tim penolong pun langsung mengevakuasi korban, dan memberi pertolongan pertama.

Demikian skenario Latihan Penanggulangan Keadaan Darurat (PKD) yang digelar dan diikuti Sebanyak 500 personil Bandara Husein Sastranegara, Bandung. Latihan tersebut juga sebagai latihan PKD atau Airport Emergency Plan dengan waktu tanggap darurat 2 menit 40 detik, hari terakhir latihan.

“Waktu tanggap darurat atau emergency response time dihitung mulai dari dibunyikannya tanda peringatan atau crash bell oleh pihak air traffic controller hingga api di pesawat berhasil dipadamkan 90%,” jelas GM Bandara Husein Sastranegara, Yayan Hendrayani usai latihan PKD Bandara Husein Sastranegara, Selasa (10/12/2013).

Dia mengungkapkan, waktu standar respon yang dibukukan Bandara Husein Sastranegara lebih baik dari waktu respon standar ICAO (International Civil Aviation Organization) selama 3 menit.

Latihan PKD Bandara Husein Sastranegara itu sendiri menggunakan sandi Manuk Dadali melibatkan 500 personil diantaranya berasal dari unit Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKPPK), POM TNI AU Landasan Udara Husein Sastranegara, Dinas Kebakaran, rumah sakit terdekat, maskapai, dan pihak terkait lainnya.

“Setiap Penanggulangan Keadaan Darurat, diperlukan koordinasi yang baik dari segala pihak. Termasuk juga koordinasi terkait lalu lintas di jalan raya karena salah satunya menyangkut kehadiran tim kesehatan dari rumah sakit terdekat,” tambah Yayan.

Sementara itu, Direktur Operasional Kebandarudaraan PT Angkasa Pura II, Endang Sumiarsa, mengatakan latihan PKD ini digelar setiap 2 tahun sekali di 13 kantor cabang perseroan.

Adapun Bandara Husein Sastranegara sudah menggelar tiga kali latihan PKD yakni bertajuk Kujang I pada 2009, lalu Kujang II pada 2011, dan Manuk Dadali pada tahun ini.

“Latihan PKD digelar untuk mengecek kehandalan peralatan keselamatan, mengecek kehandalan SDM atau personil, dan sebagai proses pembelajaran agar personil selalu siap dengan kondisi terkini di lapangan,” papar Endang yang juga ikut menyaksikan latihan PKD Bandara Husein Sastranegara.(awe/machda)