Angkasa Pura 2

Dirjen Capt. Bobby R Mamahit

Investor Bangun 3 Pelabuhan dengan Skema Konsesi

DermagaRabu, 11 Desember 2013
bobby coast guard-edit

JAKARTA (beritatrans.com) – Kementerian Perhubungan menegaskan walaupun investor asing bisa masuk dalam bisnis pelabuhan, tetapi tetap dalam skema bahwa setelah perjanjian pengelolaan (konsesi) telah habis dalam kurun waktu tertentu maka pelabuhan dikelola oleh negara.

Penegasan itu dikemukakan Dirjen Perhubungan Laut Capt. Bobby R Mamahit kepada beritatrans.com, Rabu (11/12/2013), berkaitan dengan tawaran kepada investor untuk membangun dan mengoperasikan  Pelabuhan Cilamaya di Karawang Jawa Barat, Pelabuhan Kuala Tanjung, Medan Sumatera Utara dan Pelabuhan Belitung di Bangka-Belitung.

Dengan pola konsesi itu, mantan Administrator Pelabuhan Sorong dan Tanjung Priok tersebut menegaskan maka dapat diabaikan asumsi bahwa dengan adanya investor asing maka kedaulatan negara menjadi terabaikan.

“Skemanya G (Government) to B (Business). Bukan G to G atau B to B. Dengan skema yang diperkuat dengan pola konsesi maka sesungguhnya jauh lebih menguntungkan untuk kepentingan bangsa dan negara. Investor menanamkan duitnya, lalu mengoperasikan kapal Setelah konsesi berakhir, misalnya 20-30 tahun, maka pelabuhan dikembalikan kepada negara,” jelasnya.

Sejauh ini, mantan Kepala BPSDM Perhubungan Kementerian Perhubungan tersebut mengungkapkan sudah banyak negara berminat, terutama dari Jepang. “Mereka justru antusias terhadap skema dan pola tersebut,” ujarnya.

Meski demikian, dia menegaskan peluang untuk investasi di bisnis pelabuhan tidak hanya terbuka bagi investor asing, tetapi juga untuk investor nasional, termasuk di dalamnya BUMN yakni PT Pelabuhan Indonesia I – IV. “Prinsipnya buat pemerintah, ada investor yang bisa membiayai pembangunan infrastruktur, yang pada akhirnya amat bermanfaat untuk kepentingan bangsa dan negara,” tuturnya.

BUKAN KOMPETITOR
Bobby juga mengingatkan keberadaan tiga pelabuhan baru tersebut bukan diorientasikan untuk bersaing dengan pelabuhan yang sudah ada atau yang tengah diproses dibangun. “Pelabuhan baru itu akan memperkuat jaringan logistik nasional, sekaligus sebagai antisipasi terus meningkatnya laju pertumbuhan arus lalu lintas kapal dan kargo,” tegasnya. (aw).

loading...