Angkasa Pura 2

Progres Double Track Pantura (1)

Jalur Ganda KA Cirebon – Surabaya Kado SBY buat Rakyat

EmplasemenJumat, 13 Desember 2013
photo-3

SEMARANG (beritatrans.com) – Progres realisasi fisik pembangunan jalur ganda (double track) Cirebon – Surabaya secara keseluruhan di atas program.

Berbasis realisasi itu, Direktur Prasarana Perkeretaapian Ditjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Arief Heryanto mengaku optimistis proyek jalur ganda dapat diselesaikan tepat waktu. Jalur ganda tersebut bahkan sebagian sudah dioperasikan. Sehingga, dapat beroperasi penuh tahun depan.

Proyek dengan biaya triliunan rupiah ini, dia mengemukakan dikerjakan siang dan malam. Pekerjaannya selalu dibimbing dan diawasi oleh Wakil Presiden Boediono, Menteri Perhubungan EE Mangindaan, Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono, serta Dirjen Perkeretaapian.

“Proyek ini menjadi kado luar biasa dari Presiden SBY kepada rakyat Indonesia. Dengan jalur ganda ini, selain frekwensi kereta menjadi naik berkali lipat, juga mobilitas rakyat dan kargo menjadi lebih lancar lagi,” cetusnya kepada beritatrans.com, Jumat (13/12/2013) pagi.

Selain itu, dia mengutarakan jalur ganda ini akan menstimulasi mobilitas kargo sehingga terjadi migrasi dari transportasi darat ke angkutan berbasis rel. “Dengan menggunakan kereta, biaya angkut menjadi jauh lebih murah,” ujarnya.

Manfaat lainnya, dia mengungkapkan migrasi ke angkutan berbasis rel akan menyebabkan dapat ditekannya biaya pemeliharaan jalan raya, mengurangi konsumsi BBM, serta meminimalkan potensi kemacetan dan kecelakaan di jalan raya.

jalur ganda - edit
PROGRES SATKER
Mengenai persentase progres pekerjaan fisik, Arief mengemukakan untuk Satuan Kerja (Satker) Peningkatan Jalan KA Lintas Utara Jawa realisasi mencapai 99,85 persen, sedangkan Satker Pembangunan Jalur Ganda Tegal – Pekalongan – Semarang sudah terealisasi 98,1 persen.

Untuk Satker Pengembangan Perkeretaapian Jawa Tengah sudah teralisasi 98,09 persen, dan Satker Pengembangan Perkeretaapian Jawa Timur sudah 80,042 persen. “Sehingga progres kumulatif fisik hingga 10 Desember 2013 mencapai 94,94 persen,” ungkap Direktur Prasarana Perkeretaapian.

uji coba-pak arief
OPERASIONAL
Tentang jalur ganda yang sudah dioperasikan, Arief Heryanto mengungkapkan antara lain Cirebon – Brebes sepanjang 63 kilometer. Untuk koridor Pekalongan – Semarang, jalur ganda yang sudah dioperasikan yakni di ruas Pekalongan – Ujungnegoro dan Weleri – Kaliwungu sepanjuang 50 kilometer.

Di koridor Semarang – Bojonegoro, dia menuturkan jalur ganda yang sudah dioperasikan di ruas Alastua – Gubug – Ngrombo – Jambon dan Tobo – Bojonegoro sepanjang 84,5 kilometer.(aw).