Angkasa Pura 2

Dinilai Banyak Langgar Aturan

500 Karyawan Tandatangani Mosi Tak Percaya untuk Dirut Pelindo II RJ Lino

DermagaSabtu, 14 Desember 2013
demo pelabuhan

JAKARTA — Sekitar 500 karyawan PT Pelindo II termasuk cabang Cirebon, Palembang dan Sunda Kelapa, Jumat (13/12/2013) menandatangani mosi tak percaya kepada kepemimpinan RJ Lino. Pasalnya   dalam melaksanakan tugas  sudah tidak lagi on the track atau banyak melanggar aturan.

Ketua Serikat Pekerja Pelabuhan Indonesia II (SPPI-II), Kirnoto mengatakan, acara tersebut sebenarnya pernyataan sikap Serikat Pekerja Pelabuhan Indonesia II (SPPI-II) pusat dan cabang Priok tapi ternyata teman teman dari cabang lain ikut hadir untuk memberikan dukungan. Sampai sekarang sudah 80-an pejabat termasuk di cabang cabang yang mundur dari jabatannya.

Dalam kesempatan itu lima pejabat Pelindo II setingkat Senior Manager (SM) atau satu tingkat di bawah direksi –yang sudah meletakkan jabatan –ikut memberikan orasi.

Mereka antara lain, Hendra Budi ( Kepala Unit Pusat Pelatihan Kepelabuhanan -P2K), Sugeng Mulyadi SM Perbendaharaan, M.Iqbal, Assisten Vice President  PKBL, MY. Rica Arfan (Perbendaharaan) dan Herman Susilo mantan SM Perbendaharaan.

Dalam orasinya dikatakan mereka memilih mundur dari jabatan karena merasa dipaksa bekerja tidak sesuai dengan hati nurani.

“Kita bekerja berdasarkan aturan kalau ditekan bekerja tak sesuai aturan lebih baik mundur,” kata Sugeng Mulyadi.

Mosi tak percaya itu dituangkan dalan bentuk tandatangan di atas kain putih sepanjang 10 meter.

Kirnoto mengatakan aksi ini akan terus berlanjut sampai Meneg BUMN memberhentian RJ Lino dari jabatannya sebagai Dirut PT Pelindo II. Apabila Meneg BUMN tidak menggubris tuntutan karyawan akan dilakukan stop operasi. (wilam)