Angkasa Pura 2

Tak Mampu Bayar Sewa

2 Pesawat Boeing Merpati Ditarik Pihak Leasing

KokpitKamis, 26 Desember 2013
merpati-penumpang

JAKARTA (beritatrans.com) — Maskapai penerbangan nasional, PT Merpati Nusantara Airlines masih belum bisa bangkit dari keterpurukan.

Belum selesai masalah restrukturisasi, beberapa hari lalu dua pesawat Merpati justru ditarik oleh lessor atau pemberi leasing pesawat.

Maskapai perintis tersebut, sebelumnya memiliki 17 pesawat, namun kini hanya tinggal 15 yang beroperasi. Pesawat tersebut terdiri dari 5 tipe pesawat Boeing, 8 tipe pesawat MA 60, dan 2 tipe pesawat baling baling.

“Merpati saat ini memiliki 15 pesawat yang terbang, itupun jenisnya campuran mulai dari Boeing dan pesawat baling-baling,” ujar Ketua Forum Pekerja Merpati, Sudiyarto di Kantor Pusat Merpati, Jakarta, kemarin.

Menurut Sudiyarto, ditariknya dua pesawat Merpati karena perusahaan tidak mampu membayar uang sewa maka dua pesawat tipe Boeing 737 beberapa hari lalu telah ditarik oleh lessor.

“Pesawat yang ditarik itu kemarin pada tanggal 16 (Desember 2013) kemarin Boeing 737-300 MDR, satu lagi tanggal 19 tipe Boeing 737-400 MDR,” terangnya.

Dalam aturannya, jika Merpati ingin tetap terbang dan tetap menjaga kesejahteraan karyawan, paling tidak memiliki 12 pesawat tipe jet layaknya Boeing.

“Kalau kita bicara ideal, kita harus ada 12 kalau mau bisa bayar karyawan. 5 itu sebelumnya dari ada yang ditarik lessor. Kalau cuma 5 saya rasa kurang banyak dan tidak akan mampu (membayar gaji karyawan),”jelasnya.

Informasi saja, hutang Merpati saat ini Rp 7 triliun. Jumlah itu dinilai akan terus mengancam kesejahteraan pegawai dan juga mengancam ditariknya kembali 5 pesawat tersisa oleh lessor.(ridwan/yfent)