Angkasa Pura 2

Pemerintah RI Diminta Jepang Segera Bangun Jalan Akses Pelabuhan Cilamaya

DermagaSenin, 30 Desember 2013
ilustrasi pelabuhan cilamaya

JAKARTA (beritatrans.com) – Pemerintah Indonesia diminta Pemerintah Jepang melalui Menteri Pertanahan Infrastruktur, Transportasi dan Pariwisata (PITP) Jepang Akihiro OHTA untuk membangun jalan akses ke Pelabuhan Cimalaya.

“Hingga saat ini akses ke Cilamaya masih dikaji oleh pemerintah. Pasalnya, jalan akses tersebut pasti akan memakan lahan pertanian kelas satu yang ada di sekitar Karawang. Padahal Karawang menurut peraturan tata ruang harus digunakan untuk lahan pertanian,” ujar Menteri Pekerjaan Umum RI, Djoko Kirmanto, kemarin.

Menurut dia, jalan menuju Cilamaya sepanjang 30 kilometer dikali dengan luas jalan itu bisa menghabiskan lahan ratusan hektar.

“Kita akan cari cara agar sawah di Karawang itu tidak berkurang,” ungkap Djoko.

Pemilihan akses Cilamaya sepanjang 30 kilometer x 60.000 kilometer diakui Djoko karena banyak perusahaan milik Jepang disana. Selain itu dapat memecahkan kepadatan di Pelabuhan Tanjung Priok.

Dikatakan Djoko, sejauh ini dibangun di timur supaya trafficnya pecah, sehingga sebagian lari ke timur. Kalau semua numpuk di Priok apa enggak capek nanti. (machda)

 

loading...