Angkasa Pura 2

Kemenhub Pantau Evakuasi Penumpang

Kapal Fery Tenggelam, 3 Orang Tewas, 22 Selamat

DermagaJumat, 3 Januari 2014
Bobby R Mamahit

JAKARTA (beritatrans.com)  –  Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, Cpt. Bobby R Mamahit mengaku sudah mendapat laporan dari kepala pelabuhan Potatano Sumbawa terkait tenggelamnya Kapal Ferry Munawar, Jumat (3/1/2014) dini hari tadi.

“Saya meminta kepada semua kapala pelabuhan dan operator kapal agar lebih hati-hati dan menjaga pelayanan kepada masyarakat semaksimal mungkin. Sebelum kapal diberangkat harus dicek kelaikan kapal tersebut sehingga tidak terjadi seperti kasus hari ini. Kapal kecelakaan kapal tenggelam. Jadi, keselamatan penumpang harus diutamakan,” tegas Bobby kepada beritatrans.com, saat dihubungi, Jumat (3/1/2014)

Menurut Bobby, pihaknya sudah melalakukan kordinasi dengan aparat di lapangan termasuk dengan tim SAR setempat. “Kami sudah 10 kapal feri yang ada , 1 kapal Airud, 2 kapal SAR, Para nelayan dan masyarakat sekitar. Saat ini upaya pencarian masih dilakukan. Kita pantau terus jalannya evakuasi penumpang,” tambahnya.

Kapal Munawar Ferry tenggelam di Selat Alas, sekira pukul 03.00 Wita, Jumat (3/1/2014). Hingga berita ini dimuat, tiga orang ditemukan dalam keadaan tewas.

ferry-tenggelam

Menurut Direktur Polisi Air dan Udara Polda NTB, kapal nahas itu berangkat dari Pelabuhan Kayangan, Lombok Timur ingin menuju Pelabuhan Poto Tano, Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat.

Namun, saat diperjalanan, kapal tersebut diduga bocor. Ada 22 penumpang yang selamat dan dibawa ke Pelabuhan Kayangan. 11 penumpang selamat lainnya dibawa ke Pelabuhan Poto Tano. Petugas masih mencari penumpang lainnya yang diduga masih tenggelam.

Belum diketahui secara pasti, berapa jumlah penumpang di kapal tersebut. Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari PT ASDP.

Sementara itu, Tim SAR terus melakukan evakuasi korban tenggelamnya KMP Munawar di perairan Sumbawa yang terjadi dini hari tadi. Hingga pagi ini, 3 korban tewas ditemukan.

“Tiga korban meninggal,” kata anggota Kasi Operasi SAR Mataram, Lalu Wahyu Effendi.

Menurut Effendi, jumlah penumpang sebanyak 30 orang ditambah ABK dan nakhoda 15 orang. “Total ada 45 orang di kapal itu,” ujarnya.

Sebelumnya, Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Munawar tenggelam di perairan Sumbawa, saat berlayar dari Pelabuhan Kayangan, Lombok Timur, menuju Pelabuhan Poto Tano, Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB). Peristiwa tenggelamnya kapal terjadi Jumat (3/2) sekitar pukul 02.30 Wita. (machda)