Angkasa Pura 2

Tiga Maskapai Dipastikan Pindahkan Penerbangan ke Bandara Halim Perdanakusuma

BandaraMinggu, 5 Januari 2014
garuda-airAsia

JAKARTA (beritatrans.com)  — Setidaknya, ada tiga maskapai penerbangan, antara lain Garuda Indonesia, Citilink Indonesia dan Indonesia AirAsia, dipastikan memindahkan sebagian penerbangannya dari Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng ke Bandara Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur.

“Garuda Indonesia sudah mengajukan 10 flight (penerbangan) domestik kepada Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Rencananya, Garuda akan menerbangi lima kota dari Halim. Kota-kota yang akan diterbangi Garuda dari Halim yaitu Surabaya, Semarang, Palembang, Pontianak. Sedangkan satu kota lagi belum bisa saya ungkap,” kata Ikhsan Rosan, Senior Manager Public Relations Garuda Indonesia, Sabtu (4/1/2014).

Menurut dia, diperkirakan Garuda Indonesia mulai terbang dari Halim pada Februari 2014. Garuda memutuskan untuk terbang dari Halim karena Bandara Soekarno Hatta dinilai cukup padat. Selain itu, Garuda juga mengikuti anjuran dari pemerintah.

Dia mengemukakan, Garuda Indonesia akan menyiapkan sejumlah hal diantaranya pembukaan kantor, sistem check in penumpang, lounge Garuda, dan lain-lain. “Awak kabin juga sudah pasti kami siapkan,” katanya.

Meski tidak menyebut jumlah pesawat yang akan dioperasikan dari Halim, tapi Ikhsan memastikan jenis pesawat yang akan mengangkut penumpang Garuda dari Halim yaitu Boeing 737-800.

Sementara itu, Arif Wibowo, Chief Executive Officer (CEO) PT Citilink Indonesia, mengatakan, dari 18 flight Citilink, pihaknya akan menerbangi empat rute yaitu Yogyakarta, Surabaya, Malang, dan Palembang.

Hal senada dikemukakan, Audrey Progastama Petriny, Manager Corporate Communication Indonesia AirAsia, juga mengatakan hal yang sama alasan memindahkan sebagian penerbangan ke Halim. “Soekarno Hatta cukup padat, jadi kami setuju dengan pemindahan sebagian flight,” katanya.

Kendati begitu, dia, enggan menuturkan berapa banyak flight yang akan diterbangi AirAsia dari Halim. “Kami masih menunggu keputusan dari regulator (Kemenhub). Jika sudah keluar keputusannya, kami akan beberkan semuanya ke publik. Namun, satu hal yang pasti, kami akan menerbangi sejumlah rute domestik dari Halim,” ungkapnya.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Herry Bhakti S Gumay, sebelumnya mengatakan, pelimpahan penerbangan ke Halim tetap dilaksanakan sesuai jadwal, belum ada perubahan. Sejauh ini berbagai persiapan masih terus dilakukan pihak pengelola Bandara Halim Perdanakusuma.

Herry juga menyampaikan sejauh ini terdapat tiga maskapai yang dicanangkan menempati bandara yang dulu bernama Bandara Tjililitan itu. “Ketiganya telah mengerucut dari sebelumnya, Lion Air tidak jadi,” kata Herry.

Ketiga maskapai tersebut ialah Garuda, Citilink, dan Indonesia AirAsia. Bahkan, Citilink dikabarkan telah melakukan persiapan lebih dulu dengan memulai aktivitas perkantoran di Bandara Halim Perdanakusuma.

Bagi maskapai-maskapai itu, Herry juga menyampaikan, keputusan terakhir baru akan dilakukan setelah ada hasil peninjauan akhir. “Minggu ini semuanya diputuskan,” ujar Herry.

Dalam hal jumlah penerbangan yang bertumpu di Bandara Halim Perdanakusuma, Herry mengatakan, setidaknya penerbangan di sana bisa mencapai sekitar 120 penerbangan per hari. (machda)