Angkasa Pura 2

BMKG: Gelombang Laut Babel Bahayakan Jalur Pelayaran

DermagaMinggu, 12 Januari 2014
nelayan

PANGKALPINANG (beritatrans.com) — Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kota Pangkalpinang memprakirakan tinggi gelombang di jalur pelayaran Provinsi Bangka Belitung (Babel) mencapai 3,5 meter pada Senin (13/1).

“Ketinggian gelombang ini diprakirakan terjadi di jalur pelayaran Babel, yakni Selat Karimata dan Utara Bangka,” kata Staf Koordinator Unit Analisa Kantor BMKG Pangkalpinang Deas Achmad Rivai di Pangkalpinang, Minggu (12/1/2014).

Ia mengatakan, ketinggian gelombang jalur ini disertai angin kencang yang mencapai kecepatan 45 kilometer per jam.

“Kami mengimbau nelayan dan pengguna jasa laut yang melewati jalur penyeberangan ini, diharapkan untuk tetap waspada dengan kondisi cuaca buruk ini karena bisa menyebabkan kecelakaan laut,” ujarnya.

Ia menambahkan, ketinggian gelombang di jalur penyeberangan Babel lainnya yakni Selatan Bangka dan Selat Bangka gelombang mencapai dua meter yang disertai kecepatan angin 35 – 40 kilo meter perjam.

“Tinggi gelombang jalur penyeberangan Babel lainnya yakni Selat Gelasa mencapai ketinggian maksimum tiga meter dengan kecepatan angin mencapai 42 kilometer per jam,” ujarnya.

Sementara itu, kata dia, cuaca didaratan Babel diprakirakan berawan dan berpeluang hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.

“Semua daratan Babel di enam kabupaten dan kota diprakirakan akan tetap berawan dan berpeluang hujan dengan suhu udara mencapai 31 derajat celcius,” ujarnya.

Ia mengatakan, kecepatan angin di daratan ini berkisar 5-20 kilometer per jam dengan kelembaban udara mencapai 99 persen.

Selain itu, kata Rivai, pasang air laut Babel diperkirakan mencapai 2,12 meter di Membalong, Kabupaten Belitung pada pagi hari.

“Pasang air laut di perairan Babel lainnya, yakni Belitung Timur 1,95 meter, Bangka Selatan 1,90 meter, dan Bangka Barat 1,34 meter dan Kabupaten Bangka 1,26 meter,” ujarnya. (tifa/machda)

loading...