Angkasa Pura 2

Dirjen Hubla: Segera Pasang Oil Boom

Kapal BJL-I Angkut Puluhan Penumpang & Kendaraan Nyaris Terbalik di Tanjung Priok

DermagaSelasa, 14 Januari 2014
kapal bjl-1

JAKARTA (beritatrans.com) – Kapal BJL-I  tiba-tiba miring dan nyaris terbalik saat sandar ketika proses mengangkut penumpang dan kendaraan di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (14/1/2013) dini hari. Karuan saja, puluhan penumpang kapal Ro-ro tujuan Pangkalbalam tersebut panik. Untung saja, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Setengah badan kapal Ro-ro itu sudah miring. Pihak Ditjen Perhubungan Laut sudah bergerak cepat antara lain berusaha menegakkan kembali kapal, sekaligus mengevakuasi awak dan penumpang kapal.  Ketika dikonfirmasi beritatrans.com mengenai peristiwa tersebut, Ditjen Perhubungan Laut Capt. Bobby R Mamahit mengemukakan miringnya setengah badan kapal  dengan 32 kendaraan di dalamnya tersebut terjadi pukul 02.45.

“Petugas Syahbandar Pelabuhan Tanjung Priok segera bergerak cepat ketika mengetahui peristiwa tersebut. Upaya emergensi digelar. Sejauh ini posisi kapal untuk smentara bisa dipertahankan dan sedang diupayakan untuk ditegakkan kembali dengan menggunakan tugboat. Petugas syahbandar juga bisa cepat mengevakuasi 23 awak kapal, 23penumpang umum serta 42 sopir serta kernet, sehingga tidak ada korban jiwa dalam insiden ini,” jelas dirjen.

Karena adanya BBM dalam kapal tersebut, mantan Admisnitrator Pelabuhan Tanjung Priok itu mengutarakan saat ini sedang disiapkan pemasangan oil boom untuk mencegah pencemaran. “Oil boom ini untuk mencegah tumpahan minyak mencemari perairan di sekitarnya. Petugas syahbandar dan PLP di pelabuhan sudah berkompeten untuk menangani maslah seperti ini,” cetusnya.

Bobby R Mamahit menuturkan belum dapat memastikan penyebab kecelakaan tersebut. “Nanti petugas Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menyelidikinya. Walaupun demikian, kami menerjuakan tim untuk menyelidiki secara komperhensif penyebabnya. nanti hasil penyelidikan kami akan dikomparasikan dengan hasil penyelidikan KNKT. Saya yakin nggak beda-beda jauh,” jelasnya.

KLASIFIKASI TEKNIS

Kapal BJL-I merupakan armada milik PT Bangka Belitung Jaya Line. Kapal yang dibangun galangan Iwagi Zosen, Jepang, pada tahun 1979 ini semula bernama Sentosa 8.  Armada bermesin Daihatsu dan mampu melaju dengan kecepatan 16 knot ini tercatat pernah kandas di Pulau Panjang, Provinsi Bangka Belitung (Babel) yang berjarak sekitar 2,5 mil dari buih hijau menuju Pelabuhan Pangkalbalam, Kota Pangkalpinang, Selasa (9/2/2010), pukul 04.30. (aw).

 

loading...