Angkasa Pura 2

Feasibility Study Pelabuhan Cilamaya Kelar

DermagaRabu, 29 Januari 2014
tanjungpriok

JAKARTA (beritatrans.com) – Feasibility Study (FS) atau studi kelayakan Cilamaya untuk rencana pembangunan pelabuhan Cilamaya, Karawang, Jawa Barat sudah selesai. Pembangunan pelabuhan Cilamaya merupakan upaya untuk membantu mengurai kepadatan arus barang di pelabuhan Tanjung Priok.

Asosiasi pelayaran nasional INSA (Indonesia National Shipowners Association) menyambut baik perkembangan rencana pembangunan pelabuhan Cilamaya.

Saat ini menurut Ketua INSA Carmelita Hartoto, semua pihak sangat berharap Cilamaya segera dibangun guna mengurai kepadatan di Tanjung Priok mengingat arus barang yang mencapai 6 juta TEus per tahun dan akan terus meningkat sudah sangat padat.

“Bahkan implikasi kepadatan di Priok justru menimbulkan dampak kerugian ekonomi seperti kemacetan lalu lintas yang parah,” jelas Carmelita.

Namun begitu, diharapkan Cilamaya dikembangkan secara komprehensif, termasuk pelabuhan tujuan domestiknya, bukan hanya menjadi pelabuhan internasional karena konsep JICA selama ini yang ingin mengembangkan Cilamaya untuk internasional.

“Kita berharap, Cilamaya dikembangkan bersama swasta nasional agar penyelenggaraan pelabuhan di Indonesia makin kompetitif. Anggota INSA, baik sendiri maupun konsorsium tentu berminat untuk menjadi bagian dari penyelenggaraannya,” imbuhnya.

Sebelumnya Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Capt.Bobby R Mamahit mengungkapkan, diharapkan tahun ini akan dilaksanakan tender pelelangan proyek Cilamaya untuk bisa segera direalisasikan pembangunannya.

“Paling tidak di 2015 mendatang pembangunannya sudah bisa dimulai secara bertahap,” ujar Bobby di Jakarta, Senin (27/1/14).

Diakui Bobby untuk pembangunannya dibutuhkan waktu yang tidak sedikit dan diprediksi penyelesaian hingga tahap terakhir pada 2020 mendatang. (gis)

loading...