Angkasa Pura 2

Puluhan Pejabat Pelindo II Kembalikan Uang Pesangon

DermagaKamis, 6 Februari 2014
pelabuhan-spanduk

JAKARTA (beritatrans.com) — Sekitar 30 pejabat Pelindo II yang meletakkan jabatan hari ini Kamis (6/2/2014) mengembalikan uang yang disebut Dirut RJ Lino sebagai pesangon ke Pelindo II.

Ketua Serikat Pekerja Pelabuhan Indonesia II (SPPI.II), Kirnoto didampingi jurubicara Hendra Budhi, Kamis (6/2/2014) mengatakan, 30-an pejabat Pelindo II menolak uang tersebut dengan alasan  mereka  di PHK sepihak sehingga SK PHK cacat hukum karena tidak berdasarkan peraturan di PKB (Perjanjian Kerja Bersama) dan UU Ketenagakerjaan. Kasus  ini sedang dalam proses pengaduan hukum.

Apalagi  Dirut Pelindo II memberikan pesangon hanya 2 kali gaji dasar. Padahal,  para pekerja dengan posisi di antaranya   pejabat tinggi di perusahaan memiliki masa kerja di atas 15 tahun.

Perlakuan Dirut Pelindo II yang sewenang-wenang  dan cenderung melanggar hak-hak asazi manusia ini akan dilaporkan kepada Kemenhukham dan Kemennaker,” tambah Kirnoto.

“Kami menilai Keputusan PHK yang dilakukan Dirut ini  bersifat individualis. Sebab,   para pejabat tersebut sebelumnya menyatakan pengunduran diri dari jabatan atau meletakkan jabatan sebagai protes atas kebijakan Dirut banyak melanggar aturan dan prinsip-prinsip GCG (Good Corporate Governance),” tambah Hendra Budhi.

Menurut Hendra, kemaren Pelindo II mentransfer uang ke rekning masing masing pejabat yang di PHK sepihak antara Rp20 juta-Rp40 juta (2x gaji dasar)  sebagai uang pesangon pengunduran diri.

“Uang tersebut akan kami kembalikan lagi ke rekning Pelindo II sebagai penolakan,” tegas Hendra Budhi, mantan Kepala Pusat Pelatihan Kepelabuhanan (P2K)  Pelindo II.

Serikat Pekerja dalam waktu dekat ini akan melakukan gelar kasus penyelewengan yang dilakukan Dirut RJ Lino selama masa jabatannya dari 2009-2014, kata Hendra Budhi.

Kirnoto mengatakan, kasus  pelanggaran Dirut tersebut telah dilaporkan kepada KPK, Bareskrim, Kejaksaan, BPK dan ICW, serta Kemenneg BUMN dan Kemenhub. (wilam)