Angkasa Pura 2

Diberi Waktu 30 Hari ke Depan

Kemenhub Minta Merpati Segera Aktifkan Layanan Penerbangan

KokpitJumat, 7 Maret 2014
herry

BOGOR (beritatrans.com) – Rencana Kementerian Perhubungan mencabut izin operasional PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) terkait sejumlah kasus utang yang melilit maskapai penerbangan plat merah itu terancam batal.

“Sebab, perusahaan penerbangan anak perusahaan Garuda Indonesia itu akan segera mengaktifkan kembali layanan penerbangan selama ini. Karena itu, Merpati meminta Kementerian Perhubungan untuk memberi waktu,” ujar Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Herry Bakti S. Gumay pada diskusi ‘PT Angkasa Pura II Menatap Tahun 2014’ di Puncak Bogor, Jumat (7/3/2014).

Menurut dia, pencabutan izin akan dilakukan berdasarkan aturan yang ada. Jadi, Kementrian Perhubungan tidak bisa mencabut izin sembarangan karena sudah ada aturan mainnya.

Herry menambahkan, sampai saat ini PT Merpati masih berusaha mengatifkan kembali pelayanan penerbangan yang telah hampir sebulan terakhir ini vakum. Seiring dengan hal tersebut, Kementerian Perhubungan telah memberilan wakti 30 hari lagi untuk mengaktifkan rute penerbangan PT Merpati.

“Masih ada 30 hari ke depan untuk memberikan waktu kepada PT Merpati agar mengaktifkan lagi layanan penerbangan. Apabila tidak sanggup dengan waktu yang diberikan slot dan rute yang di lalui Merpati akan diambilalih oleh maskapai Garuda Indonesia, Sriwijaya Air, Express Air dan Susi Air,” tegas dia.

Herry menambahkan, untuk mencari solusi agar Merpati bisa aktif lagi Kementrian BUMN dan perusahaan segera mengadakan rapat. “Pihak Merpati dan Kementrian BUMN segera melakukan tindakan agar Merpati bisa aktif kembali,” tuturnya,”. (ridwan/gis)

loading...