Angkasa Pura 2

Dirjen Perkeretaapian Hermanto:

Pemda di Jabodetabek Diminta Ikut Tangani 100 Perlintasan Liar KA

EmplasemenSenin, 10 Maret 2014
Motor tertabrak kereta

JAKARTA (beritatrans.com) – Masih terdapat sekitar 100 perlintasan liar sebidang dengan jalur kereta api (KA) di Jabodetabek. Perlintasan yang dibuka secara ilegal ini lebih berpotensi mengundang kecelakaan.

Jumlah begitu banyak perlintasan liar tersebut diungkapkan Dirjen Perkeretaapian Hermanto Dwiatmoko kepada beritatrans.com, menanggapi peristiwa bus tertabrak KA di perlintasan liar Wanasari, Cibitung, Kabupaten Bekasi, Sabtu pekan lalu.

Menurut dirjen, perlintasan liar tersebut banyak yang tidak terjaga. Ada juga yng dijaga secara mandiri oleh masyarakat. “Terjaga atau tidak terjaga, perlintasan liar ini berpotensi membahayakan,” cetusnya kepada beritatrans.com, Senin (10/3/2014).

Terhadap perlintasan liar itu, dia menegaskan sebenarnya berdasarkan amanat Undang-Undang Perkeretaapian, mesti ditutup. Hanya saja, memang penutupan berpotensi menimbulkan gejolak sosial.

Karenanya, dia mengutarakan Kementereian Perhubungan dan Kementerian Dalam Negeri, sudah menandatangani memori saling kesepahaman untuk memformulasikan solusinya. Salah satu solusi adalah mewajibkan pemerintah daerah (pemda) untuk ikut menangani.

Secara linear, Hermanto mengemukakan Ditjen Perkeretaapian secara gradual dan berkesinambungan, menggelar sosialisasi keselamatan bertransportasi, terutama di perlintasan sebidang jalan raya dengan kereta api.

“Kesadaran masyarakat untuk tertib dan disiplin berlalulintas menjadi faktor utama untuk menjaga keselamatan. Karena itu, kami berupaya terus membangun kesadaran itu,” ujarnya. (aw).

loading...