Angkasa Pura 2

Analisis Data Radar Militer

Rute Melenceng, Malaysia Airlines Diduga Dibajak

KokpitSabtu, 15 Maret 2014
TarckingPlane15

KUALA LUMPUR (beritatrans.com) – Kemungkinan aksi terorisme bekerja dalam hilangnya pesawat Malaysia Airlines, tampaknya tak bisa dikesampingkan begitu saja. Berdasarkan analisis dari radar militer Malaysia, pesawat itu sengaja diterbangkan melenceng dari rute semestinya.

Analisis itu diungkapkan kantor berita Reuters dan dirilis oleh The Straits Times, Sabtu (15/3/2014).Selain data, Reuters menganalisis dengan memperkaya informasi dari sumber militer dan polisi Malaysia.

Radar militer di lepas pantai barat Malaysia menunjukkan pesawat Malaysia Airlines sengaja diterbangkan dari Semenanjung Melayu menuju Kepulauan Andaman, India, bukan ke arah Beijing, China, yang merupakan destinasi pesawat tersebut. Lokasi terakhir antara Laut Andaman dengan Teluk Benggala.

Dengan fakta itu, maka Malaysia semakin berfokus pada teori bahwa seseorang yang tahu bagaimana menerbangkan pesawat sengaja, mengalihkan penerbangan pesawat, yang mengangkut 239 orang tersebut.

“Apa yang dapat kita katakan adalah kami melihat sabotas melalui cara pembajakan,” ungkap polisi senior Malaysia.

Sebelumnya Polisi Diraja Malaysia menyatakan sedang menyelidiki penumpang dan awak pesawat, yang hilang sejak Sabtu (8/3/2014) tersebut. Penyelidikan termasuk kepada aspek aspek psikologis atau masalah pribadi.

Penyelidikan itu sebagai upaya untuk mengungkap berbagai misteri mengenai hilagnya pesawat, sekaligus untuk mendapatkan jawaban yang tepat dan akurat terhadap penyebab kecelakaan tersebut, apakah pembajakan, sabotase, atau kegagalan mekanis. (aw)