Angkasa Pura 2

Karena Duluan Dinikmati SBY, Presiden Mendatang Bakal Pakai Pesawat Seken Kepresidenan

KokpitRabu, 9 April 2014
143152_pesawat-kepresidenan-boeing-business-jet-2

JAKARTA (beritatrans.com) – Presiden SBY dipastikan hanya beberapa bulan saja bisa menikmati pesawat kepresidenan, yang  datang di Bandara Halim Perdanakusuma, Kamis (10/4/2014). Sedangkan presiden baru nantinya bisa lebih lama memanfaatkannya.

Namun walau bisa menikmati lebih lama yakni selama lima tahun, tetap saja pesawat seharga 91,2 juta dolar AS atau Rp1,3 triliun tersebut disebut barang seken atau bekas pakai meskipun terbilang anyar. Status sebagai pesawat seken karena presiden baru bukan orang pertama yang memanfaatkannya.

Tak perlu kesal menjadi kepala negara pertama penikmat pesawat tersebut. Presiden baru pasti tak kekurangan mewahnya pesawat Boeing Business Jet. Selain interior dan fasilitasnya sudah pasti didesain dengan kualitas kelas satu, pesawat ini dilengkapi dengan  sistem keamanan ‘counter sabotage system’ alias sistem penangkal sabotase.

Presiden SBY juga tidak bisa langsung endreyen atau mencoba pesawat buatan pabrik Boeing di Seattle, Amerika Serikat, tersebut. Soalnya seperti dikemukakan Mensesneg Sudi Silalahi, pesawat itu akan disertifikasi dulu oleh Kementerian Pertahanan, lalu diserahkan ke TNI AU. Setelah satu pekan diterima TNI AU, pesawat baru  bisa dipergunakan untuk kepentingan penerbangan kepresidenan.

Jadi SBY mesti memperpanjang masa sabarnya untuk menikmati pesawat itu. Sebelumnya, burung besi tersebut dijadwalkan tiba di tanah air pada Agustus 2013. Namun karena faktor teknis dan cuaca, pesawat baru bisa datang Kamis, 10 April 2014). Keterlambatan itu juga yang mendorong pemerintah mengajukan denda kepada Boeing.

Yang pasti, TNI AU siap menyediakan pilot dan kru kabin untuk pesawat tersebut. Kesiapan itu ditegaskan Kepala Dinas Penerangan TNI AU, Marsekal Pertama Hadi Tjahjanto.

Menurutnya, personel TNI AU mempunyai kemampuan dan pengalaman terhadap pesawat jenis Boeing seri 400. Ia meyakinkan pilot dari TNI AU juga akan mampu membawa pesawat kepresiden RI buatan Boeing dengan seri 747-800 tersebut.

Namun, pihaknya akan mempelajari terlebih dahulu spesifikasi pesawat itu. “Tentu spesifikasi ada bedanya. Nanti, mungkin akan ada pelatihan,” ujarnya.

Hadi mengaku belum mengetahui spesifikasi sistem keamanan maupun peralatan canggih yang berada dalam pesawat Boeing Business Jet 2 Green itu. (agus w)

loading...