Angkasa Pura 2

Penumpang Kereta Api Minta Kepala Stasiun Bekasi Diganti

EmplasemenKamis, 17 April 2014
BERDEMO 2

Bekasibusiness.com – Ribuan Pengguna commuter line kereta di Stasiun Bekasi mengamuk, membajak dan memblokade seluruh jalur kereta menuju Stasiun Kota, Jakarta dan yang menuju Jawa. Sejumlah penumpang protes sebab kereta datang telat.

“Sudah tiga jam kereta tidak datang. Hari ini membuat emosi para penumpang, sehingga kami sebagai penumpang jadi terlantar maka kami sepakat untuk melakukan demo dan memblokade jalur kreta,” ungkap Linda (25) salah satu penumpang asal Wisma Asri Blok AA 25 kepada bekasibusiness, Kamis (17/4/2014).

BERDEMO 5

Selain itu, karyawan di salah satu perusahaan Swasta di Gondangdia-jakarta Pusat ini Amir mengatakan, sejak pukul 07.00 kereta jurusan jakarta tak kunjung datang, dan pihak Stasiun lebih mengutamakan kereta yang mengarah ke jawa.

“Kami meminta dalam seminggu ini tiket digratiskan, Kita juga minta Kepala Stasiun Bekasi tidak menghindar atau bersembunyi. Lebih baik pemimpin seperti ini dicopot jabatannya. Bahkan, kereta seperti kereta api bukan kereta manusia lagi,” cetusnya.

Sementara itu, penumpang lainnya, Ivan (22) warga Wisma Jaya Rt02/Rw03 menuturkan, di stasiun bekasi sudah 3 bulan terakhir terlambat, dan telah banyak merugikan banyak penumpang.

“Sejak Januari sering terlambat, dan banyak penumpang lain yang sudah pingsan bahkan dipecat dari kantor karena sering telat, Mau sampe kapan, kami disini, kami minta pertanggung jawaban Stasiun Bekasi sekarang juga,” tegasnya.

Di Kantor pengawas peron juga telah dimediasikan antara perwakilan penumpang dan perwakilan stasiun bekasi. Serta menghasilkan beberapa point perjanjian yang di dengarkan melalui pengeras suara.

 

BERDEMO 3

 

“Atas nama perwakilan Penumpang, Pertama kita menuntut Direksi PT KAI mereview kembali scedule KRL commuterline dan memperbaiki fasilitas commuterline, Kedua memprioritaskan jadwal perjalanan commuterline bekasi-jakarta terhadap commuterline yang mengarah ke jawa, Ketiga kita minta Meneg BUMN dan jajaran perhubungan darat untuk juga mengatasi masalah ini, keempat tuntutan ini harus dapat diselesaikan dalam waktu 3 hari, kelima jika tuntutan tersebut tidak digubris kita akan mengerahkan masa yang lebih besar yang lebiih besar dan mengajak penumpang di stasiun lainnya yang lebih besar,” bebernya.

Berdasarkan pantauan bekasibusiness, ada dua kereta yang menuju jakarta tertahan di Stasiun Bekasi. Kereta sama sekali tidak bisa bergerak karena penumpang menutup rel. Sedangkan untuk kereta jurusan Jawa harus tertahan di stasiun kranji.

Sampai saat ini, belum diketahui kapan kereta akan bergerak. Hingga pukul 11.00 WIB siang tadi, kereta masih tertahan. Akibat demo tersebut kereta Jurusan Bekasi-Jakarta yang harusnya berangkat pukul 07.30 WIB tidak bisa jalan. Kereta ditahan pengguna KRL.

“Ribuan orang berdiri di tengah rel dan peron berteriak-teriak memprotes keterlambatan keberangkatan kereta tersebut. Mereka juga meminta pihak pelayanan KRL di Stasiun Bekasi untuk memberikan kompensasi,” jelasnya.

Usai 3 jam berdemo, perwakilan dari PT Kereta Api Commuter Jabodetabek (KCJ) menemui ratusan penumpang KRL yang melakukan unjuk rasa dengan memblokade rel di Kantor pengawasan Peron Stasiun Bekasi.

Wakil Direksi I PT KCJ, Eddy Suryanto, menyatakan, dirinya akan segera memperbaiki jadwal KRL Bekasi-Kota yang berantakan sesuai petisi yang dibuat oleh para penumpang.

“Kami sudah mendengar petisi dari penumpang KRL Bekasi siang ini. Tuntutan sudah kami proses, dan kami siap memperbaiki jadwal, sehingga jadwal Jakarta-Bekasi dan luar kota bisa normal. Komitmen kami akan segera diperbaiki,” tambah Eddy.

Dikatakan Eddy, batas maksimal untuk memenuhi petisi tersebut yaitu tiga hari. Tapi, pihaknya berjanji segera memperbaiki secara keseluruhan sistem perjadwalan selama tiga bulan secara berkala.

“Kami pejabat publik dan sanksinya akan mengikuti sesuai aturan hukum. Kita meminta permohonn maaf dan akan kami perbaiki segera. saya siap mundur kalau tidak memenuhi janji. Karena saya akan selalu di sini setiap hari,” kata dia

Hal senada diterangkan oleh Direksi PT KCJ lainnya, Priyono. Ia meminta maaf atas ketidaknyamanan penumpang KRL.

“Terimakasih bapak-bapak, ibu-ibu masih setia menggunakan KRL. Saya sepakat dengan Direksi KAI guna memperbaiki. Hari ini Kita perbaiki. Seluruh KA akan kami perbaiki mulai detik ini, dari sarana, jadwal, dan semuanya. Semua perwakilan dapat ketemu saya setiap hari di sini untuk perkembangan lebih lanjut,” tegasnya.

Ironisnya, penumpang yang kecewa tersebut membubarkan diri dan memilih pulang dan tidak melanjutkan perjalanan.

“Lebih baik saya pulang mbak, karena hanya membuang waktu jika diteruskan perjalanan menuju ke kantor. Bahkan, bisa saja kena SP, sesal Riska Ayu karyawan di salah satu Bank di jakarta yang juga warga Rt 02/05 Jati Kramat,” tandasnya. (leny)

loading...