Angkasa Pura 2

Skenario Lancarkan Mudik Lebaran

Kapal Khusus Motor Disiapkan dan 5 Dermaga Dioptimalkan di Merak – Bakauheni

KoridorJumat, 25 April 2014
IMG_20140403_084645

JAKARTA (beritatrans.com) – Arus mudik Lebaran di Pelabuhan Penyeberangan Merak, Banteng dan Bakauheni, Lampung, diharapkan jauh lebih lancar. Selain akan mengoperasikan 30 kapal, di lintasan tersebut juga disiapkan kapal khusus pengangkut sepeda motor.

Skenario memperlancar ‘hajat’ mudik Lebaran tersebut, Dirjen Perhubungan Darat Soeroyo Alimoeso mengemukakan akan digelar secara ketat agar target bisa tercapai, sehingga tidak ada kemacetan arus pemudik dan kendaraan. “Tiga puluh kapal itu akan beroperasi secara penuh mulai H-7 atau tujuh hari sebelum Lebaran,” ungkapnya kepada beritatrans.com, Jumat (25/4/2014).

Agar jumlah kapal yang beroperasi bisa genap 30 armada, Suroyo menjelaskan akan ada penambahan kapal dari lintasan penyeberangan lain. Selain itu, kapal eksisting beroperasi lintasan Merak – Bakauheni sudah diingatkan secara tahun lalu, agar docking kapal tuntas sebelum putaran mudik Lebaran.

Untuk menghadapi ledakan pemudik menggunakan sepeda motor, dia menuturkan disediakan kapal khusus pengangkut pemudik tersebut. Kapal itu akan dioperasikan di dermaaga 5. “Kapalnya bisa pakai kapal apapun yang ada di lintasan tersebut. Hanya saja, salah satunya harus siap digeraakkan untuk khusus mengangkut pemudik menggunakan speda motor,” jelasnya.

Mengenai dermaga, dirjen menegaskan sebanyak lima dermaga bisa beroperasi penuh. “Kapal-kapal didistribusikan loading dan unloading di lima dermaga itu. Waktu loading dan unloading juga mesti diperpendek. kalau pada hari normal satu jam, maka bisa diperpendek menjadi sekitar 40 menit saja, sehingga headway antarkapal daapaat diperpendek dan ritasinya bisa lebih banyak,” tuturnya.

OPTMIS
Selain skenario tadi, dirjen menuturkan optmisme mudik Lebaran di Merak – Bakauheni didasarkan kepada lebih panjangnya hari libur sebelum Lebaran. Bila Idul Fitri tahun ini tepat hari Selasa dan Rabu, maka sejak Jumat malam sudah terjadi pergerakan pemudik. Dengan demikian, terjadi distribusi pemudik di beberapa hari.

“Jumat, Sabtu, Minggu dan Senin. Empat hari itu sudah dinilai cukup untuk hari distribusi pemudik. Karena sudah terdistribusi maka dapat diperkirakan tidak akan terjadi hari puncak pemudik. Demikian halnya untuk putaran arus balik, tidak ada hari puncak. Bahwa tetap padat pemudik, itu pasti, karena sudah merupakan tradisi pulang kampung untuk bersilaturahmi saat Lebaran,” ujarnya.

Skenario yang sudah disiapkan beberapa bulan lalu, Suroyo Alimoeso mengutarakan akan berhasil bila diiringi dengan kerja keras, kerja ikhlas, kerja tuntas, dan berdoa. “Doa itu wajib hukumnya, terutama berdoa kepada Yang Maha Kuasa agar cyaca tidak buruk, dan keselamatan tetap terjaga,” pungkasnya. (aw).

loading...