Angkasa Pura 2

Penganiayaan Taruna Terjadi di Luar Kampus STIP

SDMSabtu, 26 April 2014
1398175_428536707246650_1867787002_o

JAKARTA (beritatrans.com) – Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Capt. Rudiana, MM, mengungkapkan aksi kekerasan yang mengakibatkan meninggalnya seorang taruna, bukan terjadi di dalam kampus atau asrama STIP.

“Terjadi di tempat kos di kawasan Semper, Jakarta Utara. Bukan di dalam kampus atau asrama. Kami amat ketat menjaga taruna selama mengikuti proses belajar di sini,” ungkap Rudiana ketika dikonfirmasi beritatrans.com, Sabtu (26/4/4014).

Dia mengemukakan berdasarkan laporan dan fakta yang ada, peristiwa penganiayaan itu terjadi ketika hari libur. “Memang kemarin itu, Jumat, 25 April 2014, hingga Minggu, 27 April 2014, taruna libur perkuliahan. Sebagian dari mereka ada yang pulang ke rumah masing-masing,” tuturnya.

Memanfaatkan liburan tersebut, sebagian mahasiswa asal Medan, Sumatera Utara, diketahui pulang ke tempat kos di kawasan Semper, Jakarta Utara. “Mereka membuat komunitas tersendiri dengan kos bersama di sana,” tuturnya.

Namun ketika berkumpul itu terjadi penganiayaan. “Kalau kronologisnya kami belum tahu. Tapi yang pasti, pada Jumat pagi, sekitar pukul 03.30, petugas security di STIP mendapat telepon dari seorang warga bahwa ada taruna STIP meninggal dunia karena dikeroyok,” tuturnya.

Mahasiswa tersebut bernama Dimas Dikita Handoko, yang baru duduk di semester II jurusan Nautika. “Laporan yang saya terima, mereka dianiaya oleh seniornya yang di semester VIII. Jenazah Dimas bersama korban luka lainnya dilarikan ke Rumah Sakit Polri, Kramatjati,” tuturnya.

Setelah diotopsi, jenazah Dimas dibawa keluarga ke Medan, dengan menggunakan pesawat jam 15.00. Selain itu, dia mengutarakan sebanyak delapan taruna ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian, sedangkan enam taruna lainnya menjadi saksi. “Informasi selanjutnya masih kami telusuri dari pihak kepolisian,” jelasnya.

kampus stip

Rudiana menyatakan amat berduka dan menyesal atas terjadinya penganiayaan berujung hilangnya nyawa tersebut. “Kepada keluarga Dimas Dikita, kami menyampaikan rasa duka teramat dalam. Semoga Allah SWT membahagiakan almarhum di alam kubur,” tuturnya.

Pada sisi lain, dia menegaskan amat menyesalkan kekerasan yang dilakukan oleh taruna STIP. “Mengapa pula masih saja ada di antara taruna yang bertindak pidana seperti itu. Mereka menghancurkan masa depan diri sendiri,” ujarnya.

Ketua STIP menyatakan selama ini jajaran civitas akademika sering mengingatkan taruna untuk tidak lagi berbuat kekerasan kepada siapapun, apalagi kepada sesama taruna. “Tugas mereka adalah belajar dan belajar, sekaligus mempersiapkan diri menjadi generasi penerus bangsa dan negara ini,” cetusnya.

pelantikan_perwira_remaja_20120523_1899512878

PERNYATAAN POLISI
Secara terpisah, Kapolres Jakarta Utara Kombes Pol M Iqbal menjelaskan peristiwa dugaan penganiayaan ini terjadi pada Jumat (25/4). Pihak kepolisian yang mendapat laporan dari keluarga segera bergerak. Sejumlah saksi sudah diperiksa. “Ada luka-luka lebam di dada,” tegas Iqbal.

Dia mengemukakan telah mengamankan delapan senior di sekolah pelayaran tersebut. “Sudah diamankan beberapa orang. Mereka senior STIP,” tegasnya. (aw).

  • Sontoloyo Tenan

    TIDAK ADA YANG DIBANGGAKAN DARI LULUSAN STIP ..
    TIDAK ADA YANG SANGGUP UNTUK “MEREBUT” PANGSA PASAR INTERNASIONAL DALAM DUNIA PELAYARAN … KAPAL2 TANKER RAKSASA ~ DIKUASAI OLEH PERWIRA2 INDIA, YUNANI …

    Lulusan STIP hanya beraninya di Tugboat … karena hobbynya “Kencing” …
    Nenek moyang Ku seorang Perampok ….
    Hobbynya mencuri minyak2 kapal …
    Dasar Pencuri …. ‘Ga tau malu ….

    • hahaha

      salah satu orang yang gagal masuk stip

      • syamrese

        Betul….ini salah satu orang yg gagal masuk STIP…

  • amedtt

    ibu…lihat nggak kampus2 yg di bakar,tikam2an,anak2 SMA tawuran di jalan makan korban, ibu bilang tentang itu ?

    • Siap Siap Siap

      Jangan liat kampus lainnn..!!! Kampus mu juga sama seperti mereka , STIP bobrook…

  • ismail malik

    PERJALANAN MENUJU
    KEBERHASILAN

    Salam untuk teman2 taruna yang masih berjuang, saya ismail
    salah satu taruna angkatan 2013/2014 ingin share ke teman2 tentang prosedur
    penerimaan taruna di STIP yang semakin melunjak setiap tahunnya. Kemarin saya
    juga seorang calon taruna sama seperti teman2 sekarang tapi dalam hal ini saya
    mengalami kendala tentang beberapa persyaratan untuk masuk/lulus menjadi
    seorang taruna di STIP ini, tanpa sengaja saya berkunjung ke rumah saudara dan
    akhirnya saya ketemu dengan teman om saya kebetulan teman om saya itu salah
    satu Panitia penerimaan taruna/Dosen di STIP akhirnya saya menjelaskan tentang
    kendala saya itu dan akhirnya beliau bersedia membantu saya, dan alhamdulillah
    pada akhirnya sayapun lulus menjadi seorang TARUNA STIP Jakarta.

    Jadi untuk teman2 yang mengalami kendala dan ingin lulus
    menjadi taruna di STIP silahkan langsung hubungi beliau M. Akbar Amin,
    M.MTr.,M.Mar : 081998580383 insya allah beliau
    siap membantu/….

  • ismail malik

    PERJALANAN MENUJU
    KEBERHASILAN

    Salam untuk teman2 taruna yang masih berjuang, saya ismail
    salah satu taruna angkatan 2013/2014 ingin share ke teman2 tentang prosedur
    penerimaan taruna di STIP yang semakin melunjak setiap tahunnya. Kemarin saya
    juga seorang calon taruna sama seperti teman2 sekarang tapi dalam hal ini saya
    mengalami kendala tentang beberapa persyaratan untuk masuk/lulus menjadi
    seorang taruna di STIP ini, tanpa sengaja saya berkunjung ke rumah saudara dan
    akhirnya saya ketemu dengan teman om saya kebetulan teman om saya itu salah
    satu Panitia penerimaan taruna/Dosen di STIP akhirnya saya menjelaskan tentang
    kendala saya itu dan akhirnya beliau bersedia membantu saya, dan alhamdulillah
    pada akhirnya sayapun lulus menjadi seorang TARUNA STIP Jakarta.

    Jadi untuk teman2 yang mengalami kendala dan ingin lulus
    menjadi taruna di STIP silahkan langsung hubungi beliau M. Akbar Amin,
    M.MTr.,M.Mar : 081998580383 insya allah beliau
    siap membantu….,,,,,,

  • Siap Siap Siap

    Sekolah Tinggi Ilmu Penganiayaan…